Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Pendapatan Turun, LCK Global Kedaton Raih Rp 14,68 Miliar

KAMIS, 09 NOVEMBER 2023 | 09:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perusahaan perdagangan dan jasa konstruksi telekomunikasi, PT LCK Global Kedaton Tbk (LCKM) mencatatkan pendapatannya hingga September 2023 sebesar Rp 14,68 miliar.

Laporan keuangan perseroan Kamis (9/10) menyebutkan, nilai itu turun dari pendapatan sebelumnya yaitu Rp 29,31 miliar.

Beban pokok pendapatan turun menjadi Rp 11,30 miliar dari Rp 23,73 miliar, sedangkan laba kotor turun menjadi Rp 3,37 miliar dari laba kotor Rp 5,57 miliar.


Dalam keterbukaan informasi juga disebutkan utang pajak LCKM mengalami penurunan dikarenakan adanya pembayaran utang pajak menjadi RP 5,70 miliar dari sebelumnya Rp 9,40 miliar.

Sementara beban usaha tercatat Rp 3,16 miliar turun dari sebelumnya Rp 3,54 miliar.

Total liabilitas mencapai Rp 6,19 miliar hingga periode 30 September 2023 turun dari total liabilitas Rp 9,89 miliar hingga periode 31 Desember 2022. Sementara total aset mencapai Rp 142,03 miliar hingga periode 30 September 2023 turun dari total aset Rp 145,55 miliar hingga periode 31 Desember 2022.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya