Berita

Anggota Komisi DPR RI Nurul Arifin/RMOL

Politik

Di Hadapan Panglima TNI, Komisi I Pertanyakan Netralitas Saat Purnawirawan jadi Timses Capres

SELASA, 07 NOVEMBER 2023 | 16:32 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Terdaftarnya sejumlah purnawirawan TNI dalam daftar tim sukses calon presiden dan calon wakil presiden pada Pilpres 2024, menjadi sorotan Komisi I DPR RI saat menggelar rapat dengan Panglima TNI, KSAD, KSAL, dan KSAU, yang membahas dukungan TNI terhadap Pemilu 2024.

Anggota Komisi DPR RI Nurul Arifin mempertanyakan kepada Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, ihwal netralitas TNI lantaran banyak purnawirawan TNI yang bergabung dalam tim pemenangan capres-cawapres.

"Saya membaca timses semua capres ada tentaranya, ada purna, memang purna purna sih pak, tapi sedemikian seksinya. Kalau sudah ada TNInya berarti bagaimana menjaga netralitasnya?" tanya Nurul di dalam rapat, di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/11).


Menurutnya, prajurit TNI memiliki jiwa korsa yang patuh dan taat terhadap pimpinan atau senior.

Legislator Partai Golkar khawatir, banyaknya purnawirawan TNI yang masuk ke tim pemenangan bisa mempengaruhi netralitas prajurit TNI yang sedang aktif.

"Karena ini kan tetap, yang namanya korsa itu melekat pada jiwa TNI. Jadi kalau misalnya, semua timses dari capres capresada TNInya, apa bisa satu napas dengan yang dikatakan," katanya.

"Kita harus netral dan tidak akan mengajak TNI aktif, berperan serta dalam pilpres pemenangan pilpres atau pun secara emosional," demikian Nurul.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya