Berita

Acara diskusi publik dengan tema “Menimbang Peluang Prabowo–Gibran di Pilpres 2024” di Pulo-pulo Coffee, Jakarta Selatan, Jumat (3/11)/Ist

Politik

Prabowo-Gibran Diyakini Mampu Hadapi Geopolitik Global yang Makin Dinamis

SABTU, 04 NOVEMBER 2023 | 03:49 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pilpres 2024 merupakan pertaruhan estafet kebangsaan dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Hal itu disampaikan oleh Relawan Muda Kebangsaan Indonesia (Rembuk Indonesia), Arifuddin Hamid dalam diskusi publik dengan tema “Menimbang Peluang Prabowo-Gibran di Pilpres 2024” di Pulo-pulo Coffee, Jakarta Selatan, Jumat (3/11).

“Jika salah dalam memilih pemimpin, maka masa depan bangsa dipertaruhkan. Apalagi dengan kondisi geopolitik regional dan global yang semakin dinamis dan tidak berkepastian, kepemimpinan stratejik adalah keniscayaan,” ungkap Arif.


Selain Arif, diskusi ini menghadirkan narasumber lainnya, yakni Mawardin Sidik (Direktur Eksekutif Semar Politik Indonesia), Patriot Muslim (Ketua Bappilu PSI Provinsi DKI Jakarta), Fadli Hanafi (Pengamat Ekonomi), Diskusi tersebut dimoderatori Rahman Azhar.

“Rembuk Indonesia memang sengaja mengangkat topik peluang Prabowo-Gibran karena pasangan ini mewakili dua generasi, dua latar belakang berbeda, dengan pengalaman zaman yang berbeda,” jelas Arif.

“Prabowo dengan pengalaman panjangnya di militer dan birokrasi dan Gibran dengan kepemudaannya adalah pasangan yang serasi dalam menjawab situasi terkini. Kita dihadapkan pada berbagai krisis global, serta tantangan menjawab bonus demografi di era disrupsi. Pasangan ini sudah absah secara politik dan hukum, maka sudah semestinya tidak lagi ada polemik. Saatnya fokus menilai visi dan misinya,” tambahnya.

Di sisi lain, Patriot Muslim menyatakan bahwa kemudaan jangan dianggap tidak mampu memimpin.

“Kita perlu melihat jejak rekam dan portofolio kepemimpinan. Gibran, meskipun muda, telah memiliki pengalaman kepemimpinan yang teruji, kecakapan teknokratik untuk memimpin Indonesia,” kata Patriot.

“Jadi tidak ada yang salah dengan kemudaan, bahkan ini telah menjadi tren global, bahwa anak muda mampu membawa bangsanya maju,” ungkap politisi PSI ini.

Selanjutnya menurut Mawardin, tabungan saldo elektoral Jokowi, gabungan antara publik yang merasa puas terhadap kinerja Presiden Jokowi dan basis pemilihnya di Pilpres 2019 bisa juga ditransfer kepada Prabowo-Gibran.

Namun demikian, Mawardin juga menguraikan tantangan pasangan Prabowo-Gibran yang berpotensi menjadi batu sandungan di Pilpres 2024.

“Tantangan itu merujuk pada kemungkinan adanya penebalan sengatan isu politik dinasti yang dialamatkan kepada Gibran yang notabene anak biologis sekaligus anak ideologis Jokowi,” jelas Mawardin.

Terakhir Fadli Hanafi menyatakan bahwa pemimpin bangsa mendatang punya tantangan di sektor ekonomi. Penguatan UMKM, keberlanjutan energi dan pangan, serta hilirisasi industri adalah perkara yang mesti difokuskan.

“Keberlanjutan pembangunan menjadi sangat perlu agar apa yang telah dicapai sebelumnya semakin baik ke depannya,” pungkas Fadli.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya