Berita

Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tanjungbalai Karimun membekuk tiga orang perompak yang kerap beraksi di Selat Malaka dan Selat Singapura/Ist

Hukum

Digulung TNI AL, Perompak di Selat Malaka Menyamar jadi Nelayan

JUMAT, 03 NOVEMBER 2023 | 01:36 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tanjungbalai Karimun membekuk tiga orang perompak yang kerap beraksi di Selat Malaka dan Selat Singapura.

"Tiga orang yang sudah diamankan adalah TF, WN dan MS. Sedangkan pelaku JP dan AF masih dilakukan pengejaran karena melarikan diri," kata Palaksa Lanal TBK, Mayor Laut (H) P Panjaitan dalam keterangan tertulis, Jumat (3/11).

Pengungkapan tiga perompak bersama dua rekannya JP dan AF, bermula saat mereka diselamatkan oleh Basarnas karena kapalnya terdampar di Perairan Malaysia pada Senin (30/10). Mereka menggunakan KN. SAR Purworejo.


Mereka terdampar karena boat pancung di perahu pecah dihantam gelombang dan terdampar di Perairan Malaysia.

Kepada petugas Basarnas, kelima orang yang terdampar itu mengaku sebagai nelayan. Namun petugas tidak begitu saja mempercayai pengakuan mereka.

"Setelah dilakukan pengolahan data oleh Tim Siber Lanal TBK, tiga dari mereka terindikasi sebagai pelaku kejahatan perompakan di Selat Malaka dan Selat Singapura," kata P Panjaitan.

Komplotan perompak ini mengaku merekrut warga lokal untuk ikut serta dalam aksinya. Hal ini dilakukan agar memudahkan dalam mencari tempat tinggal dengan tanpa menunjukkan indentitas sebenarnya.

"Selain itu, para perompak ini mencuri spare part di atas kapal yang melintas di Outer Port Limit (OPL) dan sekitarnya, formasinya selalu tetap dan bisa saja saling silang berganti ketua kelompok di saat aksi yang berbeda," kata Panjaitan.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Wabah DBD Bangladesh Makin Parah, 42.590 Dirawat dan 117 Lainnya Meninggal Dunia

Senin, 07 September 2026 | 12:27

Purbaya Ajukan Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun di 2027

Senin, 07 September 2026 | 12:14

Public Expose Live 2026, 45 Emiten Siap Buka Kinerja dan Prospek Usaha

Senin, 07 September 2026 | 12:04

Kini Giliran Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Bengkulu Dipanggil KPK

Senin, 07 September 2026 | 11:53

Komisi VIII DPR Desak Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:41

Wamenhaj Tekankan Revitalisasi KBIHU dan Pelindungan Jemaah dari Travel Bermasalah

Senin, 07 September 2026 | 11:33

Harga Minyak Naik Lagi Sentuh Level 96 Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:25

Ombudsman Soroti Peredaran Narkoba dan Pungli di Lapas

Senin, 07 September 2026 | 11:21

Cadangan Devisa RI Agustus 2026 Capai Rp2.582 Triliun, Naik 1,2 Miliar Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:19

Belanja Mitigasi Jadi Investasi Hadapi Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:12

Selengkapnya