Berita

Truk berisi bantuan kemanusiaan ke Gaza terjebak di perbatasan Mesir/Net

Dunia

Terhambat Izin Israel, Ratusan Truk Bantuan ke Gaza Terjebak di Mesir

KAMIS, 02 NOVEMBER 2023 | 14:16 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ratusan truk yang mengangkut persediaan bantuan kemanusiaan yang ditujukan ke Jalur Gaza terjebak di Sinai Utara, Mesir. Mereka menunggu giliran untuk diizinkan masuk oleh otoritas Israel.

Perdana Menteri Mesir Mostafa Madbouly pada Selasa (31/10) memeriksa jalur perbatasan antara Mesir dan Gaza di Rafah untuk melihat proses pengiriman bantuan.

"Kami menolak kebijakan hukuman kolektif yang terus berlanjut terhadap warga Gaza. Sejak awal putaran konflik ini, Mesir telah bekerja dan bergerak tanpa lelah, dimulai dengan Presiden Abdel Fattah al-Sisi dan semua lembaga negara, termasuk Departemen Urusan Sipil," kata Madbouly, seperti dikutip Al Arabiya.


Puluhan truk berbaris dalam keadaan berhenti, menunggu pembukaan singkat di perlintasan Rafah untuk membawa bantuan kepada warga sipil yang terus menerima serangan setiap hari.

"Kami pikir prosesnya akan cepat, dan tidak akan memakan waktu beberapa hari untuk mengirim bantuan ke Gaza. Tapi kami sudah di sini selama 15 hari dengan sedikit kemajuan," kata Reem Ali, seorang relawan.

Sejak pertempuran pecah pada 7 Oktober 2023, hanya 250 truk bantuan kemanusiaan yang diizinkan masuk ke Gaza atau rata-rata sekitar 10 truk per hari.

Mesir menyalahkan Israel atas aliran bantuan yang lambat ini.

Ada dua sisi untuk perlintasan Rafah. Semua truk yang melewati sisi Mesir diperiksa oleh otoritas Israel sebelum mereka dapat mengakses Gaza.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya