Berita

Simposium Nasional Persatuan Aliansi BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) Nusantara yang dilaksanakan di Universitas Subang, Jawa Barat/Ist

Politik

Simposium Nasional, Aliansi BEM Nusantara Suarakan Persatuan untuk Kepentingan Rakyat

RABU, 01 NOVEMBER 2023 | 21:14 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Mahasiswa untuk menuju masa depan, harus mampu mengembalikan semangat reformasi sebagai landasan ide dalam melangkah.

Begitu dikatakan Koordinator Daerah BEM Nusantara Jawa Barat, Aris Gunawan saat berbicara di Simposium Nasional Persatuan Aliansi BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) Nusantara yang dilaksanakan di Universitas Subang, Jawa Barat.

Di hadapan 122 perwakilan dari berbagai perguruan tinggi yang ada di Indonesia, Aris Gunawan mengatakan, mahasiswa yang mengikuti simposium tersebut diharapkan dapat menghadirkan gagasan dan langkah baru dalam perjuangan gerakan mahasiswa.


"Dapat menghadirkan langkah baru yang mampu mengembalikan semangat reformasi sebagai landasan ide dan arah gerak ke depan, beserta nilai demokrasi di dalamnya," ujar Aris dalam keterangan tertulis, Rabu (1/11).

Simposium ini, kata Aris juga merupakan langkah konkret untuk menyatukan faksi-faksi gerakan mahasiswa yang terpecah menjadi dua kubu sejak temu nasional di Surabaya pada 2021 lalu.

"Agenda ini juga membawa semangat untuk melahirkan beragam gagasan baru yang dilandasi dengan narasi dan substansi yang kuat, agar senantiasa menjadi sesuatu yang konkret untuk menjawab berbagai tantangan yang akan datang," katanya.

Menurutnya, marwah gerakan mahasiswa saat ini kian melemah dan menurun pamornya, karena dianggap tidak substantif dan cenderung tidak lagi relevan bagi masyarakat.

Untuk itu, lanjutnya, ratusan mahasiswa menyatakan sikap dan desakan agar aliansi BEM Nusantara segera bersatu serta menyatakan pula keberpihakan kepada segenap kepentingan rakyat Indonesia.

"Mendorong dan mendesak aliansi BEM Nusantara agar segera bersatu dan mewujudkan persatuan melalui langkah yang nyata dan pelibatan anggota aliansi secara utuh dan menyeluruh," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Intervensi Prabowo soal Kabinet Jelang Pelantikan Presiden

Jumat, 03 Juli 2026 | 06:13

Sehina-hinanya, Serendah-rendahnya

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:48

Rezim Baru dan Kelahiran Organisasi Pemuda Paramiliter

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:41

Satu Polisi Tewas Dibacok saat Gerebek Bandar Sabu di Katingan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:18

Jokowi Kecewa Berat Roy Suryo-Dokter Tifa Tak Ditahan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:15

Jokowi Tidak Rela Kehilangan Kekuasaan

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:26

Spanyol Lolos ke 16 Besar setelah Gasak Austria 3-0

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:12

Raja Juli Antoni Dituntut Terbuka soal Kasus Bupati Kuansing

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:03

Flyover Latumenten Bisa Kurangi Kemacetan 40 Persen

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:30

Sangat Aneh Kejaksaan Belum Periksa Jokowi

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:17

Selengkapnya