Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Menguat Tipis, Nilai Tukar Rupiah Ditutup Rp 15.884 per Dolar AS

SELASA, 31 OKTOBER 2023 | 17:01 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nilai tukar rupiah ditutup menguat tipis ke angka Rp 15.884 per dolar AS pada perdagangan Selasa sore (31/10).

Mata uang ini terpantau menguat 6 poin atau naik 0,03 persen dari penutupan perdagangan sebelumnya.

Sementara, kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), saat ini menempatkan rupiah ke posisi Rp15.897 per dolar AS pada perdagangan sore ini.


Berdasarkan pantauan, mayoritas mata uang di kawasan Asia bergerak di zona merah, dengan baht Thailand melemah 0,04 persen, ringgit Malaysia melemah 0,04 persen, dolar Singapura minus 0,14 persen, dan rupee India melemah 0,01 persen.

Selain itu, yen Jepang juga melemah 0,84 persen, yuan China minus 0,10 persen.

Sementara, peso Filipina terpantau menguat sebesar 0,24 persen dan won Korea Selatan menguat 0,01 persen.

Melemahnya mata uang sejumlah negara terhadap dolar AS ini terjadi di tengah konflik geopolitik dunia yang membuat kurs dolar terus menguat, karena investor memburu emas dan dolar untuk mengamankan aset mereka.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya