Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Jadi Pendatang Baru di Bursa, UDNG Buka Penawaran Saham

SELASA, 31 OKTOBER 2023 | 09:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Agro Bahari Nusantara Tbk (UDNG) akan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam waktu dekat. UDNG merupakan salah satu pemain budidaya udang khususnya udang vannamei (Litopenaeus Vannamei) dan akan mendongkrak budidaya dan produksinya pada 2023.

UDNG berdiri sejak 2019 dan saat ini telah berkembang dengan memiliki 14 kolam tambak yang berada di Bangka Belitung.

Udang Vannamei sendiri merupakan salah satu jenis udang yang paling populer oleh pasar dunia dikarenakan rasa dan tekstur yang nikmat.


Udang jenis ini memiliki prospek ekonomi yang tinggi, meskipun saat ini angka produksi masih terbatas dan tidak dapat mencukupi seluruh permintaan global.

UDNG berkomitmen mencukupi kebutuhan pangan Nasional serta kebutuhan ekspor udang ini. Selain itu pun, Perseroan terus menerus mengembangkan sistem teknologi dalam budidayanya.

UDNG pada tahun ini melaksanakan Penawaran Umum Saham Perdana Saham atau IPO, dan saat ini telah resmi memulai masa Penawaran umum (offering) pada tanggal 23-27 Oktober 2023.

Dikutip dari keterbukaan informasi, Perseroan menawarkan 500.000.000 saham baru atau setara dengan 28,57 persen dari modal disetor setelah IPO yang ditawarkan pada harga sebesar Rp 100,- per saham.

Berdasarkan informasi yang tertuang dalam Prospektus yang dikutip dari BCA sekuritas, Perseroan memiliki target dana yang terkumpul sebesar Rp 50.000.000.000,-

Dana hasil IPO akan digunakan untuk ekspansi bisnis dengan membangun tambak udang baru melalui perusahaan anak yaitu MBS dalam bentuk penyetoran modal yang kemudian akan digunakan untuk belanja modal guna memenuhi kebutuhan pembangunan tambak baru di daerah Kepulauan Bangka Belitung.

Bersamaan dengan IPO ini, UDNG juga menerbitkan sebanyak 400 juta Waran Seri I dengan rasio setiap pemegang 5 sahuam baru berhak memperoleh 4 Waran Seri I dengan harga pelaksanaan sebesar Rp105 per saham.

UDNG dalam IPO ini resmi menunjuk PT MNC Sekuritas dan PT Korea Investment & Sekuritas Indonesia untuk bertindak sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya