Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Prancis Kecam Serangan Pemukim Israel di Tepi Barat

SENIN, 30 OKTOBER 2023 | 12:48 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Serangan pemukim Israel terhadap warga Palestina di Tepi Barat, mendapat kecaman keras dari pemerintah Prancis.

Melalui Kementerian Luar Negerinya, Prancis pada Minggu (29/10) mengutuk pembunuhan terhadap beberapa warga sipil Palestina di Qusra dan Sawiya.

Prancis mendesak agar kekerasan segera diakhiri dan pihak berwenang Israel mengambil tindakan untuk melindungi warga Palestina di Tepi Barat.


"Kekerasan yang dilakukan oleh pemukim terhadap penduduk Palestina semakin meningkat. Ini tidak dapat diterima dan harus dihentikan," tegas pernyataan tersebut, seperti dimuat AFP.

Kementerian Kesehatan Palestina pada Sabtu (28/10) mengatakan seorang warga Palestina berusia 40 tahun dibunuh oleh seorang pemukim Israel di desa Sawiya dekat Nablus saat dirinya tengah memanen buah zaitun.  

Pada 11 Oktober lalu, empat warga Palestina juga dibunuh oleh pemukim Israel di desa Qusra.

Sejak diduduki Israel pada 1967, situasi di Tepi Barat menjadi sangat tegang. Beberapa serangan secara rutin dilancarkan oleh pasukan dan pemukim Israel terhadap penduduk Palestina di sana.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya