Berita

Tersangka penembakan massal di kota Lewiston, Maine, Robert R. Card/Net

Dunia

Tersangka Pembantaian Lewiston Ditemukan Tewas Bunuh Diri

SABTU, 28 OKTOBER 2023 | 14:33 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Usai mengerahkan ratusan personel polisi selama 2 hari, upaya pencarian tersangka penembakan massal di kota Lewiston, Maine, Amerika Serikat, akhirnya membuahkan hasil.

Namun sayang, pelaku yang diidentifikasi bernama Robert R. Card (40) ditemukan dalam keadaan tewas dengan luka tembak yang diduga dilakukan oleh dirinya sendiri.

Penangkapan dan kematian Card diumumkan langsung oleh Gubernur Maine, Janet Mills pada Jumat (27/10).


Mills mengatakan, jasad Card ditemukan di hutan dekat kota tetangga Lisbon Falls, dekat kendaraan yang ditinggalkannya tak lama setelah penembakan pada Rabu malam (25/10).

"Seperti banyak orang, saya bernapas lega malam ini, mengetahui bahwa Robert Card tidak lagi menjadi ancaman bagi siapa pun. Dia (Card) sudah meninggal dunia," kata Mills, seperti dimuat Reuters.

Komisaris Departemen Keamanan Publik Maine, Mike Sauschuck mengatakan Card meninggal karena luka tembak yang dilakukannya sendiri.

Card adalah sersan Cadangan Angkatan Darat dari kota terdekat Bowdoin. Dia bertugas sebagai instruktur senjata api terlatih ketika bertugas di pangkalan cadangan militer di Saco, Maine.

Dia memiliki riwayat penyakit mental dan dimasukkan ke fasilitas psikiatri selama dua minggu selama musim panas 2023, setelah itu dia dibebaskan.

Dalam beberapa jam setelah pertumpahan darah pada Rabu malam (25/10), polisi menyebarkan foto-foto Card yang memperlihatkan dirinya mengenakan kaus dan celana jins berwarna coklat dan membawa senapan semi-otomatis.

Dia secara membabi buta  menembaki para pengunjung di Sparetime Recreation, arena bowling, dan Schemengees Bar & Grille Restaurant.

Akibatnya, sekitar 22 orang tewas dan hingga 60 orang terluka dalam serangan tersebut.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya