Berita

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep/RMOL

Politik

Bukan Titipan, Publik Anggap Kaesang Masuk PSI karena Kemauan Sendiri

JUMAT, 20 OKTOBER 2023 | 16:50 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Keputusan Kaesang Pangarep bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) diyakini bukan sepenuhnya berkat campur tangan Presiden Joko Widodo sebagai sang ayah.

Direkam dalam survei Indikator Politik Indonesia dalam rentang 2 sampai 10 Oktober 2023, publik yang menilai adanya campur tangan Presiden dalam keputusan Kaesang sebanyak 33,9 persen.

“Publik lebih banyak menganggap bergabungnya Kaesang ke PSI keputusan pribadi, angkanya mencapai 43,5 persen,” kata peneliti utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, Jumat (20/10).


Indikator Politik juga memotret tingginya pengenalan publik terhadap Kaesang. Popularitas Kaesang mencapai sebesar 70,2 persen, dengan tingkat kedisukaannya mencapai 74,9 persen.

Tingginya popularitas Kaesang menjadikan dukungan untuk PSI terdongkrak. Apalagi, dari 56 persen masyarakat yang mengetahui Kaesang menjadi Ketum PSI, 59,6 persen di antaranya setuju.

“Bergabungnya Kaesang ke PSI ini sangat potensial mendongkrak dukungan terhadap PSI,"  tutupnya.

Dalam survei ini, Indikator Politik Indonesia mengangkat tema ‘Pergeseran Dukungan Partai dan Capres Jelang Pendaftaran Capres dan Cawapres 2024’. Survei ini dilakukan dalam rentang 2 sampai 10 Oktober 2023 melibatkan 1.200 responden dengan over sampel di 12 provinsi, sehingga totalnya menjadi 4.300 responden.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Jokowi Intervensi Prabowo soal Kabinet Jelang Pelantikan Presiden

Jumat, 03 Juli 2026 | 06:13

Sehina-hinanya, Serendah-rendahnya

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:48

Rezim Baru dan Kelahiran Organisasi Pemuda Paramiliter

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:41

Satu Polisi Tewas Dibacok saat Gerebek Bandar Sabu di Katingan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:18

Jokowi Kecewa Berat Roy Suryo-Dokter Tifa Tak Ditahan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:15

Jokowi Tidak Rela Kehilangan Kekuasaan

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:26

Spanyol Lolos ke 16 Besar setelah Gasak Austria 3-0

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:12

Raja Juli Antoni Dituntut Terbuka soal Kasus Bupati Kuansing

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:03

Flyover Latumenten Bisa Kurangi Kemacetan 40 Persen

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:30

Sangat Aneh Kejaksaan Belum Periksa Jokowi

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:17

Selengkapnya