Berita

Tim penyelamat mencari korban di antara puing-puing bangunan yang hancur di Gaza/Net

Dunia

Kedubes Iran di Jakarta Kecam Serangan Israel ke Rumah Sakit Gaza

KAMIS, 19 OKTOBER 2023 | 08:27 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Serangan Israel yang menargetkan rumah sakit Al-Mu'amdani Gaza mendapat kecaman keras dari Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Jakarta.

Dalam keterangan tertulis pada Rabu (18/10), Kedubes Iran menyebut tindakan Israel sebagai kejahatan perang yang brutal dan genosida. Penyerangan itu juga menunjukkan bahwa Tel Aviv tidak mematuhi prinsip dan aturan hukum internasional selama perang.

"Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Jakarta mengutuk keras kejahatan mengerikan oleh rezim Zionis Israel yaitu penyerangan terhadap rumah sakit Al-Mu'amdani di Gaza. Israel sekali lagi menunjukkan kebrutalannya kepada seluruh dunia," bunyi pernyataan tersebut.


Kedubes mengucapkan belasungkawa kepada para korban dan menyerukan kembali dukungan Iran yang kuat kepada rakyat Palestina.

"Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Jakarta mewakili pemerintah dan bangsa Iran menyampaikan simpati yang terdalamnya terhadap rakyat Palestina khususnya kepada keluarga para korban kejahatan keji ini," tambahnya.

Atas kondisi Gaza yang semakin memburuk, Kedubes Iran mendesak seluruh masyarakat dan organisasi internasional memenuhi tanggung jawabnya untuk segera menyelidiki berbagai dimensi kejahatan perang dan mengadili Israel.

Serangan udara Israel menghantam sebuah rumah sakit yang dipenuhi pasien dan pengungsi di kota Gaza, Selasa (17/10), menewaskan sedikitnya 500 warga Palestina.

Gempuran ini merupakan insiden tunggal yang menelan korban paling banyak di Gaza sejak perang Hamas-Israel meletus, menyusul serangan Hamas ke Israel selatan, pada Minggu (7/10).

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya