Berita

Masih diselidiki polisi, Masjid Nurul Amin di Bantaeng, Sulawesi Selatan dipasangi police line /Ist

Presisi

Minta Warga Tak Terprovokasi, Polisi Gercep Usut Pembakaran Masjid di Bantaeng

RABU, 18 OKTOBER 2023 | 02:44 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Masyarakat yang tinggal di Jalan Poros Beloparang, Desa Bonto Lebang, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng dihebohkan dengan kebakaran yang terjadi di Masjid Nurul Amin pada Senin (16/10) sekitar pukul 02.00 Wita dini hari.

Masjid tersebut diduga sengaja dibakar oleh seseorang. Kamaruddin, salah seorang pengurus Masjid Nurul Amin menjelaskan bahwa kebakaran tersebut menghanguskan sebagian besar isi masjid.

Beberapa di antaranya adalah mimbar, sound system, delapan buah AC, karpet dan bahan bacaan jamaah.


"Kalau dihitung-hitung kasarnya, kerugian bisa ditaksir sekitar Rp200 juta," kata Kamaruddin, dikutip Kantor Berita RMOLSulsel, Selasa (17/10).

Kapolres Bantaeng, AKBP Andi Kumara membenarkan ihwal kebakaran tersebut. Dia memastikan bahwa pihaknya telah melakukan pengamanan di Masjid Nurul Amin.

"Kapolsek bersama personel termasuk Bhabinkamtibmas dan Babinsa sudah melakukan Pengaman TKP dan memasang garis polisi," terang Kumara.

Saat ditanya mengenai dugaan bahwa Masjid Nurul Amin sengaja dibakar oleh OTK, Andi Kumara enggan gegabah memastikan hal tersebut.

Namun dia menegaskan bahwa pihaknya telah menugaskan Satreskrim dan Satintelkam Polres Bantaeng untuk menyelidiki kasus ini.

"Kasat Reskrim dan Kasat Intelkam ditugaskan untuk menurunkan tim penuh demi menyelidiki dan mengungkap kasus ini dengan maksimal. Mohon doa dan bantuannya bila ada masyarakat yang mengetahui terkait dengan kejadian ini silakan hubungi bhabinkamtibmas terdekat dan akan kita tindaklanjuti," tegasnya.

Kumara pun mengimbau agar masyarakat di Kabupaten Bantaeng tetap tenang dan tidak terprovokasi dengan isu-isu yang beredar usai masjid tersebut sengaja dibakar. Dia meminta agar masyarakat menyerahkan kasus ini kepada pihak kepolisian.

"Kepada masyarakat khususnya umat Islam agar tetap tenang dan tidak terprovokasi atas kejadian ini baik secara langsung maupun melalui media sosial apalagi saat ini tahun politik dan menyerahkan penanganannya kepada kami, pihak Polres Bantaeng," tutupnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya