Berita

Menteri BUMN Erick Thohir di acara Fatayat Nahdlatul Ulama/Net

Politik

Bursa Cawapres, Pengamat UTM: Erick Thohir Pilihan Tepat bagi Prabowo

JUMAT, 13 OKTOBER 2023 | 02:57 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Di antara banyak figur yang bermunculan, nama Menteri BUMN Erick Thohir bisa menjadi pilihan tepat bagi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, untuk dijadikan pendamping pada Pilpres 2024.

Begitu pandangan pengamat politik Universitas Trunojoyo Madura Surokim Abdussalam. Katanya, nama Erick bisa dipilih Prabowo, jika pertimbangan utama adalah ingin memenangkan suara di wilayah Jawa Timur yang menjadi basis utama Nahdlatul Ulama (NU).

"Jadi Prabowo kalau pertimbangannya wilayah Jawa Timur, ia harus memilih tokoh-tokoh nahdliyin yang punya kekuatan struktur seperti Erick Thohir," kata Surokim kepada wartawan, Kamis (12/10).


Adapun Erick Thohir merupakan anggota kehormatan Banser, badan otonom di bawah naungan NU.

Dikatakan Surokim, selain menjadi anggota Banser, Erick juga memiliki kedekatan dengan organisasi perempuan NU, Fatayat.

Bagi Nahdliyin secara umum, lanjutnya, Erick juga memiliki kesan tersendiri, karena kesuksesannya menjadi Ketua Steering Committee (SC) Panitia 1 Abad NU.

Catatan itu, diyakini Surokim, bisa menjadi daya tarik bagi Prabowo untuk meminang Erick sebagai cawapres.

"Erick Thohir bisa jadi pertimbangan yang tepat untuk Prabowo, jika melihat pengalaman selama ini pemilih Jawa Timur kan selalu menjadi penentu," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya