Berita

Perayaan HUT-78 Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII)/Ist

Politik

Hadapi Tantangan, Ketum GPII: Indonesia Harus Punya Pemimpin Kuat

RABU, 11 OKTOBER 2023 | 23:51 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Menjaga negara Indonesia di masa depan dengan tantangan yang semakin kompleks, tidak mudah. Untuk itu, diperlukan pemimpin yang punya kapasitas mumpuni untuk mengawal arah bangsa.

Begitu dikatakan Ketua Umum Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) Masri Ikoni, dalam momentum HUT ke-78 GPII, yang tahun ini mengangkat tema "Melaju Bersama Membangun Indonesia: Pemuda Indonesia sebagai Tonggak Perubahan Bangsa".

"Indonesia ke depan, harus mempunyai presiden yang kuat," ujar Masri dalam keterangan tertulis, Rabu (11/10).


Dikatakan Masri, sejarah Indonesia, telah memiliki pemimpin yang kuat dalam setiap masanya. Di mana, dalam setiap fase kepemimpinan, GPII ada didalamnya untuk mengawal Indonesia hingga kini.

Masri menyampaikan, saat ini dan menatap masa depan, Gerakan Pemuda Islam Indonesia harus tetap fokus pada persatuan dan kesatuan.

"Poin perjuangan GPII, adalah bagaimana GPII hadir memperjuangkan keutuhan bangsa Indonesia. Indonesia harus lebih maju kedepan, seiring dengan masifnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi," katanya.

Untuk menjaga keutuhan persatuan, ditekankan Masri, pemerintah dan rakyatnya harus saling sinergi. Terlebih, di era lalu lintas global yang kian bebas.

"Pemerintah harus kuat, masyarakat juga harus kuat melawan infiltrasi asing," pungkasnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya