Berita

Duta Besar Palestina, Zuhair Al Shun saat melakukan pertemuan dengan perwakilan dari negara-negara Arab pada Selasa, 10 Oktober 2023 di Kedubes Palestina/RMOL

Dunia

Dubes Palestina Galang Dukungan Negara-negara Arab: Kami Satu Bangsa dan Satu Darah

SELASA, 10 OKTOBER 2023 | 15:58 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kedutaan Besar Palestina untuk Indonesia menggelar pertemuan dengan duta besar dari negara-negara Arab untuk membahas situasi terkini di Jalur Gaza pada Selasa (10/10).

Dalam pertemuan tersebut, Duta Besar Palestina, Zuhair Al Shun menyatakan adanya praktik penindasan yang dilakukan Israel, dengan banyaknya korban jiwa yang berjatuhan.

"Di sana ada praktik-praktik penindasan, dan perilaku orang-orang Israel yang tidak berperikemanusiaan. Dan saya katakan benar-benar terjadi pembunuhan," kata Zuhair dalam pertemuan tersebut.


Zuhair menjelaskan, yang dilakukan oleh Israel di wilayah Gaza dan bahkan wilayah lainnya sejauh ini adalah hal yang sangat kejam dan keji. Namun tampaknya tindakan Israel tersebut telah dinormalisasi.

"Aktivitas yang dilakukan Israel merupakan hal yang sangat buruk dan tampaknya kegiatan hal yang dilakukan Israel tersebut sudah menjadi hal yang normal terhadap bangsa Palestina di beberapa wilayah mulai dari Kurt dan wilayah lainnya," ujarnya.

Terlebih lagi saat ini Israel telah mendeklarasikan perang, di mana kegelisahan itu disampaikan oleh Dubes Zuhair atas ketakutannya akan semakin banyaknya korban yang berjatuhan.

Tetapi dalam pertemuan tersebut, Dubes Zuhair meyakini bahwa negara-negara Arab akan bersatu untuk mendukung Palestina, dan Palestina akan mendapatkan kemerdekaannya.

“Karena kami satu bangsa dan satu darah, perasaan kami sama, bahasa kami satu dan kita semua satu. Saya yakin negara Arab akan terus mendukung Palestina,” tegasnya.

“Palestina akan segera mendapat kemerdekaannya dan tanah kami akan kembali ke pemiliknya yaitu rakyat Palestina,” pungkasnya.

Dalam pertemuan tersebut turut hadir duta besar dan perwakilan dari negara-negara Arab, di antaranya Qatar, Sudan, Uni Emirat Arab, Yordania, Tunisia, Yaman, dan Oman.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya