Berita

Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, Anies Baswedan/RMOL

Politik

Usai Deklarasi Amin, Elektabilitas Ganjar dan Prabowo Bersaing dengan Selisih 10,1 Persen

SENIN, 02 OKTOBER 2023 | 09:31 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Dideklarasikan berpasangan dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, masih belum banyak berpengaruh pada elektabilitas bakal calon presiden Anies Baswedan. Setidaknya, di wilayah Jawa Timur.

Hal tersebut terekam dalam survei yang dilakukan Indikator Politik Indonesia pada medio 14-20 September 2023.

Dalam simulasi tiga nama bakal calon presiden, elektabilitas Anies berada di posisi tiga , di bawah bacapres PDIP, Ganjar Pranowo, dan bacapres Koalisi Indonesia Maju, Prabowo Subianto.


"Pada simulasi tiga nama (capres), Ganjar dipilih 43,9 persen responden, unggul dari Prabowo 33,8 persen dan Anies 14,4 persen," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi dalam keterangan tertulis, Senin (2/10).

Sejauh ini, kata Burhanuddin, masih ada sekitar delapan persen responden belum menunjukkan pilihan.

Hasil survei tersebut didasarkan pada lima survei dalam rentang waktu 14 September 2023 sampai 20 September 2023.

Terkait metodologi survei, dijelaskan Burhanuddin, populasi survei adalah seluruh warga negara Indonesia di Jawa Timur yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.

Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling. Adapun jumlah sampel survei sebanyak 1.810 orang. Ditetapkan margin of error sekitar kurang lebih 2,4 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya