Berita

Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring KPK, Pahala Nainggolan/RMOL

Politik

KPK Mulai Uji Coba Teknologi AI untuk Periksa LHKPN

KAMIS, 28 SEPTEMBER 2023 | 02:57 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Mengikuti perkembangan teknologi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai uji coba menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan dalam memeriksa Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Hal itu disampaikan langsung Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring KPK, Pahala Nainggolan, dalam diskusi media bertajuk "Urgensi Pemanfaatan LHKPN Dalam Pemberantasan Korupsi" di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (27/9).

"Kita kerja sama Pusilkom (Pusat Ilmu Komputer) UI (Universitas Indonesia). Sekarang nih dari 380 ribu manusia mau diperiksa itu pakai Artificial Intelligence," kata Pahala.


Penggunaan teknologi AI tersebut, lanjut Pahala, agar dapat mempermudah KPK untuk melakukan pemeriksaan terhadap harta kekayaan penyelenggara negara yang mencurigakan. Serta tidak bergantung terhadap laporan masyarakat melalui media sosial.

"Makanya kita coba lebih scientific dikit lah. Ini mungkin baru uji coba kemarin ada rapatnya uji coba," terang Ali.

Pahala menerangkan, penggunaan teknologi AI akan segera diimplementasikan dengan baik untuk melakukan pemeriksaan LHKPN.

"Jadi dia (AI) memberi panduan mana kira-kira (LHKPN) diperiksa kemungkinan lebih banyak. Dan ini terkoneksi datanya, dengan Dirjen AHU, LKPP, lantas Dukcapil," pungkas Pahala.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Langkah Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Ancaman Nonmiliter Patut Didukung

Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18

Kenduri Cinta Tantang Jokowi Dialog Terbuka soal Ijazah

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31

Program Kopdes Tak Boleh Abaikan Prinsip HAM

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19

Wacana Dua Periode Anyep Bikin Relawan Beralih Dukung Gibran Maju Capres

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05

Anomali Gembok Rp1 Juta Ditjenpas

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53

JPU Kasus Ijazah Jokowi Bikin Takut Narasumber Hadiri Diskusi di Televisi

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46

Burung Bicara Sebelas Kata

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34

Eropa dalam Perang Salib Pertama (1096-1099)

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27

Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21

Keuntungan BUMN Jadi Energi Baru Pembangunan

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06

Selengkapnya