Berita

Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri dan Presiden Joko Widodo/Ist

Politik

Megawati Tak akan Tinggal Diam PDIP Dijadikan Batu Loncatan Jokowi dan Keluarga untuk Raih Kekuasaan

RABU, 27 SEPTEMBER 2023 | 10:45 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri diyakini tidak akan tinggal diam partainya hanya dijadikan sebagai batu loncatan Presiden Joko Widodo dan keluarganya untuk meraih kekuasaan.

Menurut Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi, setelah Kaesang Pangarep menjadi ketua umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), bisa jadi keluarga Jokowi lainnya akan mencari perahu lain untuk berlabuh.

"Apakah itu karena Jokowi tidak aman lagi di PDIP? Apakah keluarga Jokowi akan ke Gerindra atau partai lain untuk berlindung? Tapi apakah PDIP akan rela selama ini hanya dijadikan batu loncatan oleh Jokowi dan keluarganya untuk berkuasa?" kata Muslim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (27/9).


Muslim meyakini, Megawati dan PDIP tidak akan tinggal diam atas sikap Presiden Jokowi yang merupakan petugas partai.

"Sebenarnya PDIP punya senjata pamungkas untuk lawan Jokowi. PDIP bisa menginisiasi DPR RI untuk interpelasi presiden. Tapi nampaknya belum mau digunakan Megawati," terang Muslim.

Muslim menduga kuat, Jokowi akan memenangkan Prabowo Subianto di Pilpres 2024. Salah satu caranya adalah menarik anak dan mantunya, Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution untuk keluar dari PDIP.

"Tapi apakah Megawati tetap berdiam diri dari jurus-jurus Jokowi ini? Tidakkah itu mengkhianati Megawati dan PDIP?" pungkas Muslim.



Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya