Berita

Gudanf Amazon di Robbinsville New Jersey/Net

Bisnis

Dituding Gunakan Kekuatan Monopoli, Situs Jual Beli Amazon Digugat Komisi Perdagangan AS

RABU, 27 SEPTEMBER 2023 | 10:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Komisi Perdagangan Federal AS (FTC) meluncurkan gugatan anti monopoli kepada situs jual beli online Amazon pada Selasa (26/9) waktu setempat.

Gugatan tersebut muncul setelah adanya keluhan selama bertahun-tahun bahwa Amazon dan raksasa teknologi lainnya menyalahgunakan dominasi pencarian, media sosial, dan ritel online mereka untuk menjadi penjaga gerbang pada aspek internet yang paling menguntungkan.

Gugatan tersebut, yang diikuti oleh 17 jaksa agung negara bagian, mengikuti penyelidikan selama empat tahun dan tuntutan hukum federal yang diajukan terhadap Google milik Alphabet dan Facebook Meta Platforms.


“FTC dan mitra negaranya mengatakan tindakan Amazon memungkinkan mereka menghentikan pesaing dan penjual dalam menurunkan harga, menurunkan kualitas bagi pembeli, menjual terlalu mahal, menghambat inovasi, dan mencegah pesaing bersaing secara adil dengan Amazon,” kata badan tersebut dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Reuters.

FTC mengatakan bahwa pihaknya meminta pengadilan untuk mengeluarkan perintah permanen yang memerintahkan Amazon untuk menghentikan tindakan melanggar hukumnya. Gugatan tersebut diajukan ke pengadilan federal di Seattle, tempat Amazon bermarkas.

Badan tersebut mengatakan bahwa Amazon, yang didirikan pada tahun 1994 dan bernilai lebih dari 1 triliun dolar AS, menghukum penjual yang berusaha menawarkan harga lebih rendah dari Amazon dengan mempersulit konsumen menemukan penjual di platform mereka.

Tuduhan lain termasuk bahwa Amazon lebih memilih produknya sendiri di platformnya dibandingkan pesaing yang juga ada di platform tersebut.

Ketua FTC Lina Khan mengatakan bahwa Amazon telah menggunakan taktik ilegal untuk menangkis perusahaan-perusahaan yang akan menantang monopolinya.

“Amazon kini mengeksploitasi kekuatan monopoli tersebut untuk merugikan pelanggannya, baik puluhan juta keluarga yang berbelanja di platform Amazon maupun ratusan ribu penjual yang menggunakan Amazon untuk menjangkau mereka,” katanya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Yang Rada Gila

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:23

KPK Wanti-wanti Bantuan Korban Gempa NTT Jangan Dikorupsi

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:17

Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.090 Triliun di Triwulan II 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:10

Putin dan Prabowo Bakal Gelar Pertemuan di Vladivostok Awal September

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:09

Pembukaan Rapat Paripurna Diawali Ucapan Duka Cita untuk Korban Gempa

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:06

Menanti Nasib Investasi INA-SRF Usai Menang Gugatan Lawan Kimia Farma

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:02

Penangguhan Penahanan Asrul Azis Taba Ditolak

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:56

BPK Dorong Tata Kelola Kementerian Hukum Naik Kelas

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:46

Kelahiran Anak Gajah Sumatera di Padang Sugihan Jadi Kado Istimewa HUT RI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:40

Pelemahan Rupiah Bisa Tekan Subsidi hingga Inflasi

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:34

Selengkapnya