Berita

Menko Marves Luhut B. Panjaitan berdialog dengan pengusaha muda yang ikuti THE Bootcamp di Bali/Ist

Bisnis

Lewat THE Bootcamp, Luhut Harap Potensi Pengusaha Muda Indonesia Makin Berkembang

JUMAT, 22 SEPTEMBER 2023 | 02:50 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pengusaha muda Indonesia lintas sektor bisa go international melalui Tsinghua Happiness Entrepreneurship (THE) Bootcamp.

THE Bootcamp sendiri merupakan hasil kolaborasi Universitas Tsinghua, China dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) yang diperuntukkan bagi para pengusaha muda Indonesia.

Dalam THE Bootcamp dibagi menjadi tiga fase dari September hingga November 2023. Fase pertama diadakan di Tsinghua Southeast Asia Center (Tsinghua SEA) di Kura Kura Bali dari tanggal 13 hingga 16 September 2023.


Fase kedua pada 11-14 Oktober 2023 di Kantor Kemenko Marves di Jakarta dan UID Learning Hub di Jakarta. Terakhir fase ketiga kembali akan diadakan pada 20-22 November di Tsinghua SEA, UID Bali Campus, Kura Kura Bali.

Proses pembelajaran di fase pertama dibuka langsung oleh Presiden Universitas Tsinghua, Presiden Wang Xiqin dan juga dihadiri Menko Marves, Luhut Binsar Panjaitan.

Luhut pun menyebut THE Bootcamp mampu memajukan potensi usaha pengusaha muda di Indonesia.

"Kerja sama ini akan memajukan potensi para pengusaha muda untuk maju dan berkembang secara maksimal sesuai potensi mereka," dalam keterangan tertulis, Kamis (21/9).

Di sisi lain, Presiden Universitas Tsinghua, Presiden Wang Xiqin menyebut peran teknologi dalam bidang usaha di masa depan jadi persoalan penting yang tidak bisa dianggap sepele.

Serta, melalui THE Bootcamp, Wang Xiqin berharap kerja sama pengusaha muda dua negara dapat terjalin terus.

"Platform ini dapat  menjembatani kesenjangan pengetahuan dan teknologi antara para pengusaha Indonesia dan China, serta memperkuat hubungan antara para pebisnis muda di kedua negara," terang Wang Xiqin.

Sementara itu, Kevin Wu, salah satu peserta angkatan pertama bootcamp ini mengatakan manfaat jaringan networking para pengusaha sangat dirasakan hingga saat ini.
 
"Program ini sangat unik, secara konten mengedepankan 'Happiness' untuk diterapkan dalam bisnis. Juga pemateri yang merupakan profesor-profesor dari Tsinghua University, pelaku usaha terbaik dari Singapura, Malaysia, Thailand dan tentu saja Indonesia yang khusus datang ke Bali untuk program ini," jelas Kevin.

"Dengan peserta yang berasal dari multi industri, saya yakin program ini akan memberi dampak positif bagi perkembangan usaha di tanah air," tandas Kevin Wu.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya