Berita

Sekjen PAN, Eddy Soeparno saat menyapa konstituennya di Kota Bogor/RMOLJabar

Politik

Sambut Hangat Demokrat, Sekjen PAN: KIM Wajah Keberagaman Indonesia

SENIN, 18 SEPTEMBER 2023 | 19:27 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Partai Amanat Nasional (PAN) menyambut hangat bergabungnya Partai Demokrat di Koalisi Indonesia Maju (KIM). Kehadiran Demokrat diyakini bakal melengkapi keberagaman di dalam Koalisi Indonesia Maju.

"Koalisi Indonesia Maju mewakili wajah keberagaman masyarakat Indonesia. Perpaduan antara partai nasionalis-religius dengan berbagai latar belakang agama, suku, dan profesi. Inilah wajah Indonesia yang bhinneka," kata Sekjen PAN, Eddy Soeparno, usai bertemu konstituen di Kota Bogor, Senin (18/9).

Pimpinan Komisi VII DPR RI ini menegaskan, sebagai bagian dari Koalisi Indonesia Maju, PAN akan terus memastikan capres Prabowo dan partai koalisi menghadirkan kebijakan yang inklusif sebagai upaya merekat keberagaman.


"Koalisi Indonesia Maju memaknai keberagaman sebagai kekuatan, bukan kelemahan. Karena itu kami di PAN akan memastikan Koalisi Indonesia Maju tidak eksklusif dan tidak mengusung politik identitas," tegasnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Senin (18/9).

Secara khusus, Eddy mengatakan, kampanye pemenangan Koalisi Indonesia Maju akan mengusung ide-ide dan gagasan terbaik dengan masukan tokoh-tokoh berpengalaman.

"Ada tiga ketua umum parpol yang juga menteri dalam Kabinet Indonesia Maju yang akan meneruskan akselerasi program pembangunan yang telah digagas pak Jokowi selama ini. Ada Pak SBY Presiden dua periode yang tentu akan memperkaya narasi koalisi tentang arah Indonesia ke depan. Tentu Pak Prabowo dengan latar belakang dan pengalamannya yang luas juga akan hadir dengan gagasan terbaik," jelasnya.

"Sesuai apa yang sudah diinisiasi oleh PAN, InsyaAllah kami akan hadir dengan politik gagasan, bukan politik yang memecah belah dan saling menjatuhkan," tutup anggota DPR RI Dapil Kota Bogor dan Kabupaten Cianjur ini. 

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Hashim Bantah Janjikan HP Gratis, Ngaku Dipelintir Media

Jumat, 30 Oktober 2026 | 00:13

Hemat Biaya Operasional, Drone Pertanian Frogs Bidik Program Cetak Sawah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45

28 Jam Pemuda Bicara di Malang Usung Deklarasi ‘Sumpah Promptmuda’

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:24

Kemenkop dan Pertamina Patra Niaga Luncurkan Model Pengumpulan Minyak Jelantah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:59

Asap dan Sengsara

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:52

Sempat Ditahan, 19 Demonstran Sumpah Pemuda Dibebaskan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:38

32,7 Juta Investor Kecewa Nilai Saham Anjlok Imbas MSCI, Hashim: Saya Juga

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:12

PLN Siap Pasok Daya Andal untuk Jaringan Usaha Telkom Group

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:47

Tim Yaqut Hadirkan Saksi Meringankan dalam Sidang Kuota Haji

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:36

Singapura Panggil 10 Perusahaan RI soal Karhutla, Rosan: Investasi Tetap Terbuka

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:21

Selengkapnya