Berita

Jet tempur China/Net

Dunia

Taiwan Desak China Hentikan Aktivitas Militer yang Destruktif

SENIN, 18 SEPTEMBER 2023 | 12:21 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kementerian Pertahanan Taiwan mendesak China untuk menghentikan seluruh tindakan destruktif yang dapat meningkatkan ketegangan, setelah adanya laporan peningkatan tajam atas aktivitas militer China di dekat pulau tersebut.

“Pelecehan militer yang terus-menerus oleh militer Komunis dapat dengan mudah menyebabkan peningkatan tajam dalam ketegangan dan memperburuk keamanan regional,” kata kementerian tersebut, seperti dimuat Malay Mail, Senin (18/9).

“Kami menyerukan pihak berwenang Beijing untuk mengambil tanggung jawab dan segera menghentikan tindakan sepihak yang merusak," tambahnya.


Desakan itu disampaikan setelah baru-baru ini pihak Taiwan melaporkan adanya sekitar 103 pesawat tempur Beijing yang terdeteksi berada di atas perairannya. Angka armada itu disebut menjadi angka tertinggi dalam aktivitas militer China pada beberapa hari ini.

Dalam beberapa tahun terakhir, China diketahui terus meningkatkan aktivitas militernya, dengan pengerahan permanen pesawat tempur dan drone di sekitar perairan Taiwan, sebagai upaya untuk menegaskan klaim kedaulatannya dan menekan pemerintahan di pulau itu.

Menurut keterangan pihak Taiwan, perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan seharusnya diciptakan oleh kedua belah pihak yang memiliki tanggung jawab bersama di kawasan tersebut.

Sementara itu sampai saat ini, Kementerian Pertahanan China sendiri belum membuka suara terkait desakan Taiwan dan aktivitas militer negaranya itu.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya