Berita

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi dalam konferensei pers setelah pertemuan KTT G77 yang berlangsung di Havana Kuba pada Sabtu, 16 September 2023/Youtube

Dunia

Di KTT G77 Kuba, Menlu RI Dorong Kesatuan dan Solidaritas Negara Berkembang

SABTU, 16 SEPTEMBER 2023 | 15:25 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Di tengah krisis yang melanda dunia global saat ini, negara berkembang selalu menjadi pihak yang paling terdampak.

Oleh sebab itu, persatuan dan kerja sama di antara mereka harus ditingkatkan untuk menghasilkan hubungan yang saling menguntungkan.

Begitu yang disampaikan Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi selama KTT G77 yang berlangsung di Havana Kuba pada Sabtu (16/9).


Menurut Retno, G77 perlu memperkuat multilateralisme organisasi dengan membangun kerjasama yang lebih erat.

"Saya juga menekankan pentingnya kesatuan dan solidaritas dari kelompok G77 karena dari satu krisis ke krisis lain negara berkembang selalu paling terdampak," ujarnya.

G77 adalah kelompok kerja sama negara anggota PBB yang terdiri dari 134 negara berkembang dengan agenda utama memajukan kerja sama
pembangunan.

Di sela-sela KTT, Menlu Retno mengadakan pertemuan bilateral dengan Menlu Yaman, Ahmad Awad bin Mubarak dan membahas terkait proses perdamaian di sana.

Setelah dari Havana, Retno akan langsung ke New York untuk menghadiri rangkaian pertemuan dalam rangka Sidang Majelis Umum PBB.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya