Berita

Anies Baswedan menghadiri peluncuran Forum Bersama Indonesia di Ballroom Hotel Mega Anggrek, Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Jumat (15/9)/Ist

Politik

Tak Ambil Pusing Partai Buruh Tarik Dukungan, Anies: Semoga Perjuangannya Lempeng

JUMAT, 15 SEPTEMBER 2023 | 13:25 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Bakal Capres Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), Anies Baswedan mengaku tidak mau ambil pusing soal Partai Buruh yang mencoret namanya dari daftar kandidat capres yang akan mereka dukung di Pilpres 2024.

Anies justru mendoakan Ketua Umum Partai Buruh, Said Iqbal, agar selalu mendapat kemudahan dalam perjuangannya.

"Kita hormati, kita hargai dan semoga perjuangannya benar-benar bisa lurus, lempeng sesuai aspirasinya masyarakat buruh," kata Anies usai menghadiri peluncuran Forum Bersama Indonesia di Ballroom Hotel Mega Anggrek, Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Jumat (15/9).


Setidaknya ada dua alasan yang melatarbelakangi Partai Buruh mencoret Anies Baswedan dari daftar pilihan. Pertama karena Jurubicara Anies, Sudirman Said dianggap telah mengobok-obok Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Serikat Buruh Muslimin (SBM).

Alasan kedua, Said Iqbal menilai Anies tidak amanah. Dia menganggap Anies menusuk kawannya dari belakang, bahkan sebelum menjadi presiden.

Alih-alih membalas penyataan Said Iqbal tersebut, Anies justru mendoakan Presiden Partai Buruh agar selalu diberikan kemudahan dalam berjuang.

"Semoga pak Said Iqbal dimudahkan dalam perjuangannya. Beliau adalah seorang aktivis yang banyak mendedikasikan waktunya untuk buruh dan sekarang memperjuangkan dengan membentuk Partai Nuruh," tandas Anies Baswedan.

Di sisi lain, Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) justru telah mendeklarasikan dukungan untuk pasangan Amin (Anies-Muhaimin).

Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar terlihat menghadiri langsung acara deklarasi yang digelar di Menara Peninsula Hotel, Jalan Letjen S. Parman No.78 Slipi Jakarta Barat, Selasa kemarin (12/9).

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya