Berita

Syahganda Nainggolan dan Faizal Assegaf saat tampil di Republik Merdeka TV/RMOL

Politik

Banyak Pejabat Berbisnis, Syahganda: Lu Ngurus Negara atau Korporasi?

RABU, 13 SEPTEMBER 2023 | 20:59 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tak sedikit pejabat di Indonesia dewasa ini cenderung menggunakan kekuasan untuk memperkaya diri sendiri dan kelompoknya.

Suasana seperti itu berbeda jauh dengan apa yang dicita-citakan para founding fathers yang telah berkorban untuk bangsa dan negara ini.

Demikian penyesalan Direktur Sabang Merauke Circle, Syahganda Nainggolan, pada diskusi Republik Ayam Jago bertajuk “Aktivis Bicara Perubahan Indonesia Pasca Jokowi” yang disiarkan secara Live di channel YouTube Republik Merdeka TV, Rabu (13/9).


“Yang saya ingat, dulu tidak ada orang berpolitik untuk memperkaya diri dan keluarga. Paling ngeri zaman sekarang ini, semua orang (pejabat) itu mau berbisnis dengan kekuasaan,” sesalnya.

Aktivis senior itu pun menyinggung, pejabat sekarang ini banyak yang terlihat aktif dalam berbagai bisnis di sejumlah sektor.

“Bisnis PCR, bisnis mobil listrik, sepeda motor listrik, bisnis-bisnis hutan, nikel, dan segala macam,” ketusnya.

Syahganda mengaku tak habis pikir dengan para pejabat atau penguasa yang menggunakan kekuasannya untuk kepentingan pribadi dan golongannya. Padahal mereka sedang diberi amanat oleh rakyat untuk mengelola negara.

“Menurut saya, lu ngurus negara atau ngurus korporasi, gitu lho? Ini yang udah hancur,” tandasnya.

Narasumber lain yang ikut tampil dalam acara yang dipandu Arief Poyuono itu adalah aktivis 1998 Faizal Assegaf.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya