Berita

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani/Ist

Politik

Muzani: Ketika jadi Presiden, Prabowo Tidak Akan Menjadi Ancaman

SENIN, 11 SEPTEMBER 2023 | 00:44 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Jika dipercaya menjadi Presiden 2024, Prabowo Subianto akan memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. Artinya, tidak benar jika kemenangan Prabowo nanti, akan menjadi ancaman bagi pihak-pihak tertentu.

Begitu ditegaskan Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani saat menghadiri konsolidasi 1.700 calon anggota legislatif (caleg) Provinsi Jawa Barat di Hotel Pullman, Bandung, Jawa Barat, Minggu (10/9).

"Ketika nanti Pak Prabowo jadi presiden, maka kekuasaan itu tidak akan mengancam kekuatan manapun, tidak akan mengancam orang mana pun, organisasi manapun," ujar Muzani.


"Karena berkali-kali Pak Prabowo mengatakan, bangsa kita akan kuat kalau kita bersatu, bekerjasama, dan gotong royong maka tidak perlu ada yang merasa terancam," imbuhnya.

Untuk itu, Muzani meminta kader termasuk caleg Gerindra di semua tingkatan untuk turun langsung menemui rakyat. Karena itu adalah cara yang efektif untuk meyakinkan rakyat guna memilih Prabowo dan Gerindra.

"Insya Allah Pak Prabowo pada tahun 2024 harus unggul di Jawa Barat. Provinsi ini menjadi bantalan terkuat dari Pak Prabowo," katanya.

Wakil Ketua MPR RI itu menambahkan, setiap kader Gerindra dilarang melakukan tindakan yang bisa membuat nama Prabowo jelek di mata publik.

"Tidak boleh bertindak sesuatu yang bisa menjadi negatif campaign terhadap Pak Prabowo. Tekad itu harus ditujukan ke dalam tindakan," pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya