Berita

Ketua Relawan Prabowo Mania 08, Immanuel Ebenezer/Ist

Politik

Relawan Prabowo: Penentuan Cawapres Bukan Bicara Kekuasaan, Tapi Cita-cita

JUMAT, 08 SEPTEMBER 2023 | 13:34 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Posisi bakal calon wakil presiden (bacawapres) yang akan mendampingi Prabowo Subianto masih kosong. Sementara Koalisi Indonesia Maju (KIM) masih menimbang secara matang siapa calon pendamping Prabowo.

Ketua Relawan Prabowo Mania 08, Immanuel Ebenezer mengatakan, posisi bacawapres masih bisa ditempatkan oleh siapapun yang dianggap pantas mendampingi Prabowo di Pilpres 2024.

"Kemungkinan itu kan selalu ada. Kemungkinan Erick Thohir, kemungkinan saya, kemungkinan Budiman Sudjatmiko, kemungkinan Mas Ganjar Pranowo. Segala kemungkinan terbuka," ujar Immanuel Ebenezer kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (8/9).


Dia mengklaim, kebutuhan Prabowo dalam memilih kandidat bacawapres adalah untuk merealisasikan gagasan-gagasan pembangunan bangsa ke depan.

"Kita bukan bicara tentang kekuasaan. Kita bicara tentang cita-cita, kita bicara tentang demokrasi, jadi kita kesampingkan urusan kekuasaan," tegas mantan aktivis 98 itu.

"Yang kita tonjolkan ke depan itu adalah program dan gagasan terkait Indonesia, persatuan Indonesia, atau Indonesia bicara rekonsiliasi," tegasnya lagi.

Sejauh ini, sosok yang kerap disapa Noel itu meyakini Prabowo masih membuka peluang bagi siapapun dan partai manapun untuk bergabung dalam gerbong koalisi partai pendukung.

"Pak Prabowo kan selalu seneng dengan siapapun. Pak Prabowo selalu membuka. Bangsa ini kan nggak bisa dibangun Pak Prabowo sendiri. Semua komponen bangsa ini punya hak untuk berpartisipasi membangun bangsanya," tutur dia.

"Kita adalah entitas atau anak bangsa, kader bangsa yang punya tugas sejarah untuk bagaimana bangsa ini lebih baik ke depannya. Kalau mau gabung monggo, nggak monggo juga," demikian Noel menambahkan.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya