Berita

Wakil Presiden Maruf Amin/Ist

Politik

Maruf Amin Ajak Pengusaha Hijrah ke Instrumen Syariah

JUMAT, 08 SEPTEMBER 2023 | 06:31 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Wakil Presiden Maruf Amin mengajak semua pengusaha yang masih menggunakan sistem konvensional untuk berubah ke sistem syariah. Hal ini dikatakan Maruf usai mengukuhkan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Aceh, di Banda Aceh, Kamis (7/9).

Menurut Maruf, pengusaha itu harus dibangun dengan menginkubasi potensi-potensi berbasis syariah yang selama ini belum ditumbuhkan.

“Yang sudah ada dikuatkan dan yang paling penting menghijrahkan pengusaha yang selama ini di konvensional menjadi pengusaha yang syariah,” ujar Maruf Amin dikutip Kantor Berita RMOLAceh.


Tak hanya itu, bekas Ketua Majelis Ulama Indonesia (MPU) Pusat ini juga mengajak pesantren-pesantren hingga ulama di Tanah Rencong beralih ke sistem yang berbasis syariah.

"Abu-abu (panggilan untuk ulama di Aceh, red) jangan sampai menggunakan instrumen yang konvensional. Kalau begitu abunya belum abu syariah tapi masih abu konvensional,” kata Maruf Amin.

Dia menyebut, membangun pengusaha muslim dan menghijrahkan mereka merupakan tugas penting tanggungjawab yang harus dilakukan oleh semua pihak.

“Saya kira Aceh adalah daerah yang sangat menjunjung tinggi nilai-nilai islam. Bukan saja ibadahnya, tapi juga muamalahnya,” jelasnya.

Di sisi lain, Maruf Amin memberikan apresiasi terhadap langkah Aceh yang sudah lebih dulu mengkonversi bank pembangunan daerah dari konvensional ke sistem syariah secara keseluruhan.

Oleh karena itu, dia meminta para pemuka agama dan ulama agar terus melakukan ijtihad-ijtihad dalam rangka mengembangkan kajian dan pemikiran di bidang ekonomi dan keuangan syariah kontemporer.

“Sehingga akan melahirkan solusi-solusi yang konkrit atas berbagai persoalan masa kini dan mendatang,” demikian Maruf Amin.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya