Berita

Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad/RMOL

Politik

Demokrat Berpeluang Gabung Dukung Prabowo Usai Tinggalkan KPP, Gerindra: Bisa Saja Terjadi

SABTU, 02 SEPTEMBER 2023 | 01:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Gerindra menghargai keputusan politik Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang memilih untuk meninggalkan Koalisi Indonesia Maju (KIM) dan bergabung dengan Partai Nasdem untuk mendukung bakal calon presiden Anies Baswedan.

Seiring dengan itu, Partai Demokrat juga mencabut dukungan terhadap Anies Baswedan dan keluar dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), yang dibentuk bersama Nasdem dan PKS. Disusul dengan munculnya spekulasi kalau Demokrat akan bergabung dengan KIM.

Terkait peluang tersebut, Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, dalam dunia politik segala kemungkinan bisa terjadi.


“Dinamika politik bisa saja terjadi,” kata Dasco saat jumpa pers di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (1/9).

Dasco pun menegaskan bahwa Gerindra tidak memiliki niat untuk campur tangan urusan partai lain dalam menentukan sikap politiknya menjelang Pemilu 2024.

“Saya tidak komentar terhadap partai lain. Tapi kami menganggap pemilu presiden, pemilu legislatif, itu sama penting dan saling mendukung,” katanya.

Sebelumnya, Partai Demokrat resmi menarik dukungan kepada Anies Baswedan dan keikutsertaan dalam hal proses pemenangannya di Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).

"Setelah rapat dilakukan, Majelis Tinggi Partai Demokrat memutuskan, pertama, Demokrat mencabut dukungan kepada Anies Baswedan sebagai capres dalam Pilpres 2024," ujar Anggota Majelis Tinggi Partai (MTP) Demokrat, Andi Malarangeng, dalam jumpa pers usai Rapat MTP Demokrat yang dipimpin Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Puri Cikeas, Gunung Putri, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Jumat (1/9).

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya