Berita

Petugas Manggala Agni berjibaku melakukan pemadaman karhutla di lahan dekat jalan tol Kayuagung-Palembang/RMOLSumsel

Nusantara

Kabut Asap Kian Menyebar hingga ke Palembang

RABU, 30 AGUSTUS 2023 | 22:36 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Sumatera Selatan masih terjadi. Sejak beberapa pekan terakhir, sejumlah lahan di Sumsel terbakar diduga imbas musim kemarau panjang.

Diberitakan Kantor Berita RMOLSumsel, karhutla terjadi di OKI, Ogan Ilir, Musi Banyuasin, serta beberapa wilayah lain. Imbasnya, kabut asap mengepul di beberapa daerah, salah satunya di Palembang.

Salah satu warga di Pakjo Palembang, Aldi menyebutkan, kabut asap terasa sejak berapa hari terakhir, khususnya pada malam hari.


"Memang tidak terlalu pekat, tapi terasa saat menghirup udara," kata Aldi kepada Kantor Berita RMOLSumsel, Rabu (30/8).

Dia pun khawatir kabut asap ini akan semakin parah jika tidak segera ditangani. "Semoga saja kemarau ini tidak terlalu lama, sehingga kabut asap tidak semakin parah," harapnya.

Beberapa waktu lalu, Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Sumatera Selatan (Sumsel), Wandayantolis menyebutkan, kualitas udara di Palembang berdasarkan tingkat konsentrasi selama 24 jam masih di bawah ambang batas.

Menurutnya, kualitas udara di Palembang pagi hari mengalami konsentrasi di level cukup tinggi ketimbang di siang hari yang levelnya menengah sejak musim kemarau panjang.

Meski begitu, ia belum dapat memastikan kualitas udara itu dipengaruhi partikel debu atau partikel sisa karhutla.

"Jika memerhatikan arah angin dari timuran, di mana saat ini laporan karhutla meluas dari arah OKI dan sekitarnya, ada kemungkinan partikel-partikel asap terbawa ke arah palembang dan terukur pada alat Pm2.5 di Palembang," kata Wandayantolis.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya