Berita

Ilustrasi pembelian BBM di SPBU/Net

Politik

Pertamina Akan Hapus Pertalite, PPP: Kasihan Rakyat Kecil

RABU, 30 AGUSTUS 2023 | 19:19 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Rencana Pertamina menghilangkan produk Pertalite atau RON 88 tahun depan segera dikritisi anggota Komisi VI DPR RI, Achmad Baidowi.

Menurut politikus yang akrab disapa Awiek ini, langkah Pertamina menghilangkan Pertalite tidak tepat, lantaran masih banyak masyarakat yang kondisi ekonominya belum stabil.

“Saya kira belum tepat ya, Pertalite dihapus tahun depan. Karena kondisi masyarakat kita perekonomiannya kan ada dalam kategori tidak mampu,” kata Achmad Baidowi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (30/8).


Menurut Sekretaris Jenderal Fraksi PPP DPR RI ini, langkah yang tepat untuk mengurangi beban keuangan negara adalah mengurangi subsidi bahan bakar Pertalite. Juga melarang masyarakat kelas menengah dan atas menggunakan Pertalite.

“Tinggal subsidi itu dikurangi, warga yang mampu tidak boleh beli Pertalite. Jangan langsung dihapus, kalau dikurangi secara bertahap bisa,” paparnya.

“Tapi kalau dihapus sekalian, kasihan itu rakyat kecil,” imbuh Awiek.

Selain karena faktor ekonomi masyarakat, Awiek juga menyebut ada dampak buruk lain dari penghapusan Pertalite. Yaitu naiknya sejumlah harga barang konsumsi akibat dari naiknya harga bahan bakar.

“Nanti efek domino yang kita pikirkan, ketika Pertalite tidak ada, BBM naik, tentu harga-harga yang lain akan naik,” tutupnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya