Berita

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono/RMOL

Politik

PPP dan PDIP Tidak Saling Ngotot Tentukan Capres-Cawapres

RABU, 23 AGUSTUS 2023 | 20:06 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan PDI Perjuangan tidak saling memaksakan diri terkait calon presiden dan calon wakil presiden yang akan bertarung di Pilpres 2024.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono menuturkan bahwa PPP dan PDIP akan membicarakan secara terbuka terkait pasangan calon presiden dan calon wakil presiden bersama dengan partai politik lain yang bergabung.

Namun, untuk penentuan capres dan cawapres, Mardiono memastikan tidak ingin memaksakan diri agar PDIP, Hanura dan Perindo mengikuti keinginan PPP.


“Tapi sekali lagi bahwa penentuan dalam capres dan cawapres itu tidak didasari atas 'oh ini karena PPP ngotot', tidak. Begitu juga Ibu Megawati Soekarnoputri,” kata Mardiono di Kawasan Senayan, Jakarta, Rabu (23/8).

Mardiono menambahkan koalisi yang dibangun PPP, PDIP, Hanura, dan Perindo ini dilandasi atas perhitungan matang, untuk membangun bangsa ke depan, di tengah ancaman globalisasi yang begitu ketat.

“Kita harus menjawab tantangan-tantangan bangsa itu, baik dari sisi pertahanan keamanan, dari sisi politik, dari sisi ekonomi yang sekarang yang cenderung terbuka terhadap pengendali kemandirian politik,” pungkasnya.

Populer

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

Pujian Anies ke JK Benamkan Ade Armando Cs

Senin, 18 Mei 2026 | 04:20

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya