Berita

Jet tempur F-16/Net

Dunia

AS Beri Persetujuan untuk Kirim Pesawat Tempur F-16 ke Ukraina

SABTU, 19 AGUSTUS 2023 | 13:47 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Ukraina akan menerima jet tempur F-16, setelah Amerika Serikat pada Jumat (18/8) memberikan persetujuannya kepada Belanda dan Denmark untuk mengirimkan pesawat tempur canggih tersebut.

Belum ada kejelasan mengenai waktu penggunaan armada baru dalam konflik di negara itu, karena pilot Ukraina diharuskan melakukan pelatihan lebih dulu sedikitnya selama enam bulan sebelum operasi dengan F-16 benar-benar dilakukan.

"Dengan cara ini, Ukraina dapat memanfaatkan sepenuhnya kemampuan barunya," kata juru bicara departemen luar negeri AS.


Mengutip laporan BBC, Sabtu (19/8), Ukraina memuji keputusan tersebut setelah negara itu menunggu cukup lama untuk meminta pengerahan jet tempur tersebut.

AS dan sekutunya sebelumnya mengesampingkan penyediaan F-16 ke Ukraina karena kekhawatiran akan eskalasi lebih lanjut dengan Rusia yang bersenjata nuklir.

Menanggapi pengerahan pesawat tempur untuk membantu Kyiv, Menteri Luar Negeri Belanda Wopke Hoekstra menyambut baik kabar itu.

"Hal ini menandai tonggak penting bagi Ukraina untuk mempertahankan rakyatnya dan negaranya. Sekarang kami akan membahas lebih lanjut masalah ini dengan mitra Eropa kami," tulisnya dalam sebuah unggahan di platform X.

Menurut Angkatan Udara AS, F-16 Fighting Falcon sendiri secara luas dianggap sebagai salah satu jet tempur paling andal di dunia.

Armada tersebut dapat dipersenjatai dengan rudal dan bom yang dipandu dengan presisi dan mampu terbang dengan kecepatan 2.400 km per jam, yang memungkinkan pasukan Ukraina untuk menyerang Rusia dalam segala kondisi cuaca dengan akurasi tinggi.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya