Berita

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono (dua dari kiri) berkunjung ke Pondok Pesantren Nurul Ikhlas, di Jembrana, Bali/Ist

Politik

Mardiono Gelar Refleksi Hari Kemerdekaan Bersama Santri Ponpes di Bali

JUMAT, 18 AGUSTUS 2023 | 23:46 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Bertepatan momen Hari Kemerdekaan ke-78 Republik Indonesia, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono berkunjung ke Pondok Pesantren Nurul Ikhlas, di Jembrana, Bali.

Dalam kunjungan itu, Mardiono terlihat akrab menemui para santri. Bahkan, dia mengajaknya santri untuk makan bakso bersama di halaman ponpes.

Setelah makan bakso bersama santri, Mardiono mengisi kegiatan dengan menggelar silaturahmi dan refleksi kemerdekaan bersama santri dan pengasuh ponpes.


“Alhamdulillah, saya melakukan sowan ke Ponpes Nurul Ikhlas. Di mana setiap kunjungan, saya selalu menyapa para santri yang akan melanjutkan bangsa dan negara ini,” kata Mardiono dalam keterangannya, Jumat (18/8).

Mardiono menitipkan pesan, agar para santri bisa saling menjaga kerukunan hidup berbangsa dan bernegara. Sebab, Bali merupakan daerah yang multikultural.

“Kami menjalankan kodrat bahwa manusia hakikatnya hidup berdampingan. Maka harus satu tujuan bagaimana menjaga keutuhan bangsa,” katanya.

Sementara itu, Pimpinan Ponpes Nurul Ikhlas KHR Fathur Rahim Ahmad mengucapkan terima kasih atas kehadiran Muhamad Mardiono.

Dalam pertemuan ini, dia juga mendoakan pimpinan berlambang Kabah itu agar dapat membesarkan partainya.

“Saya mendoakan dan berharap supaya PPP lebih besar serta berkembang di bawah kepemimpinan beliau, baik di nasional maupun daerah,” pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya