Berita

Jamiluddin Ritonga/RMOL

Politik

Ogah Kalah, PDIP Bakal Gabung Gerindra Kalau Prabowo Gandeng Gibran

JUMAT, 11 AGUSTUS 2023 | 15:42 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Elektabilitas Ganjar Pranowo dipastikan bakal anjlok apabila Prabowo Subianto menggandeng Gibran Rakabuming menjadi pendampingnya untuk bertarung dalam perhelatan Pilpres 2024.

Pengamat politik dari Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga berpendapat, PDIP tidak akan rela kalah di Pemilu 2024, jika Ganjar dikalahkan dengan putra pertama Presiden Jokowi itu. Maka, dari itu dia menerka bahwa PDIP akan bergabung dengan Gerindra mengusung duet Prabowo-Gibran.

"Kalau elektabilitas (Ganjar) turun drastis, ada kemungkinan PDIP akan bergabung mendukung Prabowo-Gibran. Megawati bisa saja melakukan hal itu untuk memastikan menang hattrick," kata Jamiluddin Ritonga kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (11/8).


Menurutnya, PDIP bakal meninggalkan Ganjar di tengah jalan, jika melihat peluang menang di 2024 tipis. Pasalnya ekor jas Jokowi masih tinggi bagi para simpatisan PDIP.

Hal itu bisa terjadi, jika Prabowo bersanding dengan Gibran setelah putusan MK dikabulkan, ihwal batas usia minimum calon presiden dan atau calon wakil presiden diturunkan dari usia 40 tahun menjadi 35 tahun.

"Jadi, Ganjar bisa saja ditinggal PDIP bila peluang menangnya sangat kecil. PDIP lebih memilih Prabowo-Gibran bila peluang menang lebih besar," demikian Jamiluddin Ritonga.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya