Berita

Anggota komunitas suku selama protes di New Delhi atas kekerasan terhadap perempuan dan perdamaian di negara bagian timur laut Manipur/Net

Dunia

Muncul Korban Baru Pelecehan Seksual di Manipur

JUMAT, 11 AGUSTUS 2023 | 03:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Terungkapnya kasus pelecehan seksual terhadap dua wanita suku di Manipur India telah membuat dunia terkejut. Beberapa minggu setelah insiden tersebut, seorang wanita lain muncul dan mengajukan kasus serupa, pelecehan seksual oleh sekelompok pria.

Insiden tersebut terjadi pada 3 Mei 2023 di Churachandpur – hari ketika kekerasan etnis pecah antara komunitas mayoritas Hindu Meitei dan suku Kristen Kuki atas kebijakan pemerintah yang akan menguntungkan mayoritas Meiteis.

The National
melaporkan Kamis (10/8), wanita tersebut mengajukan pengaduan polisi resmi pada Rabu.


Wanita berusia 37 tahun dalam pengaduannya mengatakan bahwa dia ditangkap oleh lima atau enam pria ketika dia melarikan diri bersama keponakan dan dua putranya setelah milisi mulai membakar rumahnya dan rumah tetangganya di Churachandpur di tengah bentrokan etnis.

Dia mengatakan kepada polisi bahwa awalnya dia takut menghadapi stigma sosial, tetapi akhirnya ia  mengumpulkan keberanian untuk mengajukan pengaduan polisi setelah melihat laporan dari wanita lain yang angkat bicara tentang serangan seksual.

"Saya tidak mengungkapkan kejadian tersebut demi menjaga dan menyelamatkan kehormatan keluarga, martabat dan untuk menyelamatkan diri dari pengucilan sosial. Keterlambatan pengajuan pengaduan ini karena stigma sosial," kata wanita itu dalam pernyataan yang dilampirkan pada pengaduannya.

Wanita itu, yang berada di kamp bantuan, mengatakan bahwa dia terjatuh ketika mencoba lari dan kemudian dijepit oleh para pria.

"Saya menggendong keponakan saya di punggung saya dan juga menggendong kedua putra saya dan mulai berlari dari tempat bersama dengan ipar perempuan. Saya tersandung dan jatuh di jalan dan tidak dapat bangun, adik ipar saya kembali dan mengambil keponakan saya dari punggung saya dan berlari bersama kedua putra saya," kisahnya.

"Ketika saya akhirnya berhasil bangun, sekitar lima-enam penjahat menangkap saya. Mereka mulai melecehkan dan menyerang saya secara verbal. Terlepas dari perlawanan saya, saya dengan paksa ditembaki. Setelah itu, para pria mulai menyerang saya secara seksual," kata wanita itu dalam pengaduan, menurut saluran berita NDTV.

Insiden itu adalah kasus terbaru kekerasan terhadap perempuan yang dilaporkan di negara bagian itu, menyusul kekerasan berskala besar yang telah menewaskan sedikitnya 180 orang dan membuat lebih dari 60.000 orang mengungsi sejak 3 Mei.

Pada bulan Juni, video dua wanita suku yang ditelanjangi dan diarak menjadi viral, memicu kemarahan di negara tersebut.

Polisi Manipur pada Selasa mengatakan kepada Mahkamah Agung bahwa lebih dari 6.500 kasus polisi dengan kategori pembakaran, penjarahan dan perusakan properti rumah telah diajukan dalam periode bulan antara 3 Mei dan 30 Juli.

Kasus tersebut meliputi satu kasus pemerkosaan dan pembunuhan, tiga kasus pemerkosaan beramai-ramai, 72 kasus pembunuhan, dan empat kasus kesopanan yang keterlaluan.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya