Berita

Tentara Lebanon bersiaga di depan Kedutaan Besar Swedia di Beirut pada 27 Januari 2023/AFP

Dunia

Protes Penodaan Al Quran, Kedubes Swedia Dilempar Bom Molotov

KAMIS, 10 AGUSTUS 2023 | 20:17 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kedutaan Swedia di Beirut, Lebanon menjadi target serangan bom molotov di tengah kemarahan atas penodaan Al Quran baru-baru ini di negara Skandinavia itu.

Seorang penyerang melemparkan bom molotov ke Kedutaan Besar Swedia di Beirut pada Rabu malam (9/8) waktu setempat. Tidak ada korban dalam insiden tersebut.

"Kami mengonfirmasi bahwa ada bom molotov yang dilemparkan ke depan kedutaan kami tadi malam, yang tidak meledak," kata seorang sumber diplomatik di kedutaan pada Kamis (10/8), seperti dimuat Al Arabiya.


"Pelaku berhasil melarikan diri," tambah sumber itu.

Ketegangan berkobar antara Swedia dan negara-negara Muslim setelah beberapa protes terkait penodaan Al Quran secara publik di Stockholm.

Pasukan keamanan Lebanon telah memperkuat langkah-langkah di sekitar kedutaan di pusat kota Beirut karena takut serangan lebih lanjut.

Menteri Luar Negeri Swedia Tobias Billstrom mengatakan sangat beruntung tidak ada yang terluka dalam serangan tersebut.

“Insiden tersebut saat ini sedang diselidiki. Otoritas Lebanon memiliki kewajiban berdasarkan Konvensi Wina untuk melindungi misi diplomatik,” jelasnya.

Akhir bulan lalu, dua pria Irak membakar salinan Al Quran di luar parlemen Swedia di Stockholm, dalam tindakan yang serupa dengan yang lain dalam beberapa pekan terakhir yang menuai kecaman luas.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Prabowo Kumpulkan Ratusan Pengurus Kadin se-Indonesia di Istana

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:26

Larangan Dapur MBG Gunakan Barang Bersubsidi Sudah Tepat

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:25

Cegah Gagal Panen, Komisi IV DPR Minta Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:03

Indonesia-Tiongkok Perkuat Kemitraan Strategis Berbasis Ekonomi Hijau

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:53

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dinilai Paling Siap, Palangka Raya jadi Percontohan Digitalisasi Perlinsos Berbasis IKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:33

Praperadilan Ketiga Roy Suryo, Ahli Perkuat Dalil Permohonan Ganti Rugi Rp206 Juta

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:32

Jakarta Gandeng Banten Bangun Kawasan Ketahanan Pangan Terpadu

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:27

Digitalisasi Perizinan Tutup Celah Perdagangan Satwa Liar Ilegal

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:12

IHSG Sesi I Menguat 29 Poin, Saham TINS DEWA dan BBCA Paling Memikat Investor

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:12

Selengkapnya