Berita

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo/Net

Politik

Hashim: Saya Kristen Dituduh Ingin Mendirikan Negara Khilafah, Ini Konyol

KAMIS, 10 AGUSTUS 2023 | 19:16 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo merasa aneh dengan tudingan bahwa dirinya akan mendirikan negara khilafah, saat musim kampanye Pilpres 2019 yang mengusung Prabowo Subianto.

“2019 seolah-olah Prabowo, pendukung-pendukungnya termasuk saya ingin mendirikan suatu negara khilafah. Ini konyol, saya kan orang kristen,” kata Hashim saat menjadi keynote speech acara pembekalan materi dan konsolidasi relawan Prabowo secara virtual, Kamis (10/8).

Hashim menyatakan, bahwa dirinya dan adik kandungnya Prabowo Subianto berasal dari keluarga yang multi agama. Misalnya, ia sebagai penganut Kristen, kakak kandungnya seorang protestan sementara Prabowo seorang muslim dan sudah berhaji.


“Sangat moderat dan toleransi kepada umat-umat lainta,” kata Hashim.

Kemudian, Hashim mengungkit bahwa dirinya bersama Prabowo merupakan orang yang sangat mendukung Joko Widodo pada Pilgub DKI Jakarta tahun 2012, sehingga tuduhan bakal mendirikan negara khilafah sangatlah tidak rasional.

“Terus terang saja itu fakta dan sejarah,” demikian Hashim.



Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Dua Kali Belanja dalam Sepekan, Komisaris AMMN Tambah 4,62 Juta Saham

Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:23

Di KUII VIII, MUI Dorong Gagasan Danantara Syariah Indonesia

Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:00

Wall Street Variatif, S&P 500 Nyaris Tak Bergerak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:38

Bursa Eropa: DAX dan STOXX 600 Menguat di Akhir Pekan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:20

Walkot Jakpus Melarang Laporan Warga Berhenti di Meja Birokrasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:07

Respon Kadin Soal PMI Manufaktur: Genjot Perdagangan dan Investasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:03

Putusan MK soal Kuota Hangus Terobosan Menuju Keadilan Digital

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:51

Febrie Ditahan Tanpa Borgol dan Rompi Pink

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:42

Untung Hakim Masih Ada

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:25

Program Wakaf 99 Masjid Asmaul Husna Dimulai di Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:19

Selengkapnya