Berita

Representative Image/Net

Dunia

Taliban Serukan Penerapan Hukum Syariah di Afghanistan

SELASA, 08 AGUSTUS 2023 | 17:40 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Taliban terus mengonsolidasikan kekuasaannya di Afghanistan dengan mengintensifkan agenda penerapan hukum Syariah.

Dalam pertemuan ulama, tetua suku dan pejabat lokal di Laghman, Penjabat Menteri Dalam Negeri Sirajuddin Haqqani menekankan perlunya penerapan Syariah di Afghanistan, dan menyamakan upaya tersebut seperti jihad.

“Kami melakukan Jihad hari ini dengan menerapkan Syariah dan memastikan pemerintah bertahan, dengan merekonstruksi negara,” katanya, seperti dikutip dari saluran berita Kabul, Tolo News.


Berdasarkan laporan yang dimuat ANI News, Selasa (8/8), Taliban ingin sepenuhnya menerapkan hukum Syariah, termasuk eksekusi publik, amputasi dan cambuk.

Namun, langkah tersebut diperkirakan dapat memicu reaksi internasional, karena kekhawatiran akan maraknya pelanggaran hak asasi manusia di Kabul dan sekitarnya.

Implementasi doktrin Islam garis keras terakhir kali digunakan Taliban ketika kelompok itu berkuasa dari tahun 1996 hingga 2001 lalu.

Kini, setelah kembali merebut kekuasan, Taliban ingin menggunakan hukum itu, meski pada Agustus lalu kelompok itu telah berusaha memproyeksikan citra yang lebih moderat untuk mendapatkan dukungan internasional.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Yang Rada Gila

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:23

KPK Wanti-wanti Bantuan Korban Gempa NTT Jangan Dikorupsi

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:17

Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.090 Triliun di Triwulan II 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:10

Putin dan Prabowo Bakal Gelar Pertemuan di Vladivostok Awal September

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:09

Pembukaan Rapat Paripurna Diawali Ucapan Duka Cita untuk Korban Gempa

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:06

Menanti Nasib Investasi INA-SRF Usai Menang Gugatan Lawan Kimia Farma

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:02

Penangguhan Penahanan Asrul Azis Taba Ditolak

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:56

BPK Dorong Tata Kelola Kementerian Hukum Naik Kelas

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:46

Kelahiran Anak Gajah Sumatera di Padang Sugihan Jadi Kado Istimewa HUT RI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:40

Pelemahan Rupiah Bisa Tekan Subsidi hingga Inflasi

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:34

Selengkapnya