Berita

Tempat perkemahan Jambore Pramuka Dunia di kota pesisir Buan di provinsi Joella Utara, Korea Selatan/Net

Dunia

Jambore Dunia Kacau Balau, Muncul Ide Boyong BTS untuk Hibur Peserta

SELASA, 08 AGUSTUS 2023 | 14:43 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Korea Selatan tampak berusaha memperbaiki situasi penyelenggaraan Jambore Pramuka Dunia yang kacau balau dengan menggelar konser boyband BTS.

BTS sendiri saat ini sedang hiatus. Dua anggotanya, Jin dan J-Hope tengah menjalani wajib militer, yang akan diikuti oleh anggota lain, Suga.

Namun menurut anggota parlemen, Sung Il-jong, militer Korea Selatan harus memberi mereka izin untuk bisa menghibur ribuan peserta jambore dari seluruh dunia yang terlantar.


"Untuk para tamu yang berharga ini, kekosongan jadwal perlu diisi dengan kekuatan budaya Korea," kata Sung di halaman Facebook-nya.

Sung kemudian meminta Kementerian Pertahanan untuk mengambil semua tindakan yang diperlukan demi mengizinkan BTS tampil di konser K-pop di Seoul pada Jumat (11/8).

"Melakukan hal itu akan membantu mengangkat prestise nasional Korea Selatan," ucapnya.

Namun sejauh ini militer Korea Selatan belum berkomentar atas pernyataan Sung.

Sung, juga anggota komite pertahanan nasional parlemen, mengatakan gagalnya penyelenggaraan Jambore Pramuka Dunia telah merusak reputasi Korea Selatan.

Pekan lalu, sekitar 43 ribu peserta pramuka dari 154 negara berkumpul di Kota Buan, Provinsi Joella Utara dalam rangka kegiatan Jambore Pramuka Dunia.

Namun penyelenggaraan terganggu oleh gelombang panas yang membuat banyak peserta jatuh sakit. Di samping itu, muncul laporan tentang sanitasi dan infrastruktur yang buruk.

Situasi semakin kacau ketika puluhan ribu peserta harus dievakuasi karena badai yang menghantam Korea Selatan.

Sejumlah negara, seperti Amerika Serikat, Inggris, dan Singapura telah menarik peserta mereka. Sementara Organisasi Gerakan Pramuka Dunia (WOSM) didesak untuk segera mengakhiri acara kemah tersebut.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Iran Ancam Gunakan Segala Cara untuk Hadapi Agresi AS

Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:01

Serangan Israel Luluhlantakkan Gudang Obat Rumah Sakit Gaza

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:25

GP Al-Washliyah Dukung Kapolri Jadikan Semangat Hoegeng Budaya Kerja Polri

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:12

Kemensos Terbitkan Kartu Penyandang Disabilitas Virtual

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:04

PM Thailand Dijadwalkan Kunjungi Indonesia pada 3-4 Agustus

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:45

Bea Cukai Bongkar Dua Kontainer Berisi 7,8 Juta Batang Rokok Ilegal di Sulsel

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:43

BRI Peduli Bantu Peternak Sapi Perah Malang Naik Kelas Lewat Klaster Unggulan

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:33

AS Terapkan Deposit Visa untuk 50 Negara hingga Rp360 Juta

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:22

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Berawal dari Keresahan, Rabundo Tembus Pasar Nasional Berkat Pendampingan BRI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:03

Selengkapnya