Berita

Pembukaan Pendidikan Politik Bacaleg DPR RI, DPRD Provinsi Jabar serta DPRD Kota Bandung dan Kota Cimahi, di Hotel Horison, Kota Bandung/RMOLJabar

Politik

Siap Lolos Parliamentary Threshold, Hanura Yakin Raih Banyak Suara di Jabar

SELASA, 08 AGUSTUS 2023 | 00:19 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kader Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) khususnya di Jawa Barat harus bersiap memenangkan perhelatan Pemilu Serentak tahun 2024.

Begitu dikatakan Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang saat membuka Pendidikan Politik Bacaleg DPR RI, DPRD Provinsi Jabar serta DPRD Kota Bandung dan Kota Cimahi, di Hotel Horison, Kota Bandung, Senin (7/8).

Politisi yang karib disapa Oso itu menekankan, kader di setiap daerah harus berjuang memenangkan Partai Hanura. Pendidikan politik ini dibuat untuk menambah amunisi kader agar bersemangat menjalankan kerja-kerja politik menghadapi Pemilu 2024.


"Harus tanamkan bagaimana cara kita menang. Harus ada target setiap daerah, inilah pendidikan politik. Bappilu Hanura menciptakan pendidikan politik untuk meyakini bahwa anda (kader) betul bekerja," kata Oso dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Dia menargetkan meraih suara secara maksimal didapatkan di Jabar. Hal itu bisa tercapai jika berbagai struktur dari mulai PAC, DPC hingga DPD turun ke masyarakat melakukan silaturahmi hingga ke pelosok.

"Jadi kita tidak mau berandai-andai tidak mau target muluk-muluk tapi tidak menghasilkan. Jadi itu semua tergantung dari perjuangan Jawa Barat," tuturnya.

Dia menegaskan, Partai Hanura tidak takut dengan persaingan di Pemilu 2024. Pasalnya, Partai Hanura hari ini berbeda dari pemilu sebelumnya. Meski hasil survei masih di bawah parliamentary threshold, dirinya meyakini kemenangan Partai Hanura di Jabar akan bisa didapatkan.

"Kita tak pernah takut kepada partai besar, itulah Hanura sekarang. Separuh Jabar harus anda (kader) ambil. Sekarang ini lakukan hal itu," pungkasnya.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya