Berita

Salah satu korban penyiksaan polisi Massissippi, Michael Corey Jenkins/Net

Dunia

Enam Polisi Mississippi Ngaku Bersalah karena Siksa Dua Pria Kulit Hitam

JUMAT, 04 AGUSTUS 2023 | 22:54 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Penyiksaan brutal dilakukan oleh enam aparat kepolisian negara bagian Mississippi terhadap dua pria berkulit hitam karena alasan rasial.

Jaksa Federal pada Jumat (4/8) mengatakan bahwa seluruh pelaku mengaku bersalah atas kejahatan secara seksual dan fisik yang mereka perbuat.

"Mereka mengakui 16 kejahatan termasuk konspirasi hak-hak sipil, pembuangan senjata api selama kejahatan kekerasan dan konspirasi untuk menghalangi keadilan," ungkapnya, seperti The Jerussalem Post.


Pelaku seluruhnya berkulit putih dan merupakan mantan deputi sheriff untuk Rankin County. Mereka adalah Hunter Elward (31) Christian Dedmon (28), Brett McAlpin (52), Jeffrey Middleton (46) Daniel Opdyke (27), dan Joshua Hartfield (31).

Semua petugas dilaporkan telah dipecat atau mengundurkan diri dalam beberapa minggu terakhir.

Sementara korban ialah pria kulit hitam bernama Michael Corey Jenkins dan Eddie Terrell Parker. Mereka diborgol selama lebih dari dua jam saat digerebek tanpa surat perintah pada 24 Januari di Braxton, Mississippi.

Kedua pria kulit hitam itu berulang kali disetrum dengan Taser, yang disebut penghinaan rasial, disuruh telanjang, dan dilecehkan secara seksual dengan pistol dan dildo.

Atas kerugian yang dialami, korban mengajukan gugatan hak sipil federal senilai 400 juta dolar atau Rp 6 triliun terhadap Rankin County Juli lalu.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya