Berita

Temuan kapal kayu kuno era Romawi di sebuah tambang di Serbia/Net

Dunia

Penambang Serbia Temukan Kapal Kayu Kuno Era Romawi

JUMAT, 04 AGUSTUS 2023 | 09:42 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Penambang batu bara di Serbia dilaporkan berhasil menemukan kapal kayu kuno dari zaman Romawi. Ini adalah penemuan kedua di daerah tersebut sejak 2020.

Temuan ini membuat para arkeolog langsung berupaya mengangkat kapal dari tanah di tambang Drmno untuk mengawetkan kerangkanya.

Dimuat Reuters, kapal itu mungkin bagian dari armada sungai yang melayani kota Romawi yang luas dan berpenduduk 45 ribu jiwa. Kota ini memiliki hipodrom, benteng, forum, istana, kuil, amfiteater, saluran air, pemandian, dan bengkel.


Arkeolog utama Miomir Korac mengatakan temuan sebelumnya menunjukkan bahwa kapal tersebut mungkin berasal dari abad ke-3 atau ke-4 M ketika Viminacium adalah ibu kota provinsi Romawi Moesia Superior dan memiliki pelabuhan di dekat anak sungai Danube.

“Kami mungkin berasumsi bahwa kapal ini adalah kapal Romawi, tetapi kami tidak yakin dengan usia pastinya,” ujarnya.

Korac mengatakan kayu-kayu yang telah ditemukan disemprot dengan air dan disimpan di bawah terpal untuk mencegah pembusukan di musim panas.

Para arkeolog percaya bahwa dua kapal dan tiga kano yang ditemukan sejauh ini di daerah tersebut tenggelam atau ditinggalkan di tepi sungai.

Mladen Jovicic, yang merupakan bagian dari tim yang mengerjakan kapal yang baru ditemukan itu, mengatakan bahwa memindahkan lambung sepanjang 13 meter tanpa merusaknya akan sulit.

“Teman-teman insinyur kami akan menyiapkan struktur khusus yang akan diangkat dengan crane, dan seluruh proses konservasi bertahap akan mengikuti,” ujarnya.

Penggalian Viminacium telah berlangsung sejak 1882, tetapi para arkeolog memperkirakan mereka hanya menjelajahi 5 persen dari situs tersebut, yang menurut mereka seluas 450 hektar.

Penemuan sejauh ini meliputi ubin emas, pahatan batu giok, mozaik dan lukisan dinding, senjata, dan sisa-sisa tiga mammoth.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya