Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Cuaca Ekstrem, Iran Tetapkan Libur Nasional Selama Dua Hari

SELASA, 01 AGUSTUS 2023 | 21:22 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Di tengah meningkatnya suhu panas yang mencapai hampir 40 derajat celcius, pemerintah Iran mengumumkan hari libur nasionalnya selama dua hari.

Hal tersebut diumumkan Juru Bicara pemerintah Ali Bahadori Jahromi dengan mengatakan bahwa kantor pemerintah, bank dan sekolah akan ditutup pada Rabu dan Kamis.

Mengutip Kantor Berita Resmi IRNA, keputusan itu diambil setelah Kementerian Kesehatan memperingatkan tentang adanya kemungkinan peningkatan kasus kelelahan panas karena suhu tinggi di negara itu.


Dalam beberapa hari terakhir, kota-kota besar dan kecil di negara itu terus mengalami suhu panas sekitar 38 hingga 40 derajat Celcius.

"Selama tiga hari ke depan, suhu di Teheran juga diperkirakan akan mencapai  39 derajat celcius," kata kantor meteorologi negara itu.

Seperti dimuat Gulf Today, Selasa (1/8), Ahvaz, ibu kota provinsi kaya minyak di barat daya negara itu hari ini juga mencatat suhu panasnya hingga 50 derajat celcius. Pada 2022, wilayah itu telah mencatat suhu tertingginya hingga 53 derajat celcius.

Baru-baru ini, pada awal Juli lalu, dunia dilanda hari terpanasnya di bumi dalam sejarah, dengan suhu global rata-rata mencapai 17,18 derajat Celcius.

Para Ilmuwan iklim mengatakan bahwa perubahan iklim, ditambah dengan pola cuaca hangat El Nino yang kuat menjadi salah satu penyebab utama suhu yang sangat tinggi.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya