Berita

Tim penyelamat India saat sedang melakukan pencarian di negara bagian Maharashtra, India pada Selasa, 1 Agustus 2023/AFP

Dunia

Puluhan Pekerja di Maharashtra India Tertimpa Derek, 16 Orang Meninggal Dunia

SELASA, 01 AGUSTUS 2023 | 18:04 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sebuah crane yang sedang digunakan dalam pembangunan jembatan di negara bagian Maharashtra, India, runtuh pada Selasa (1/8), menyebabkan belasan pekerja meninggal dunia.

Insiden tersebut dikonfirmasi oleh pejabat setempat dengan mengatakan bahwa upaya pencarian masih terus dilakukan untuk menemukan lebih banyak pekerja yang dikhawatirkan terjebak di bawah reruntuhan.

"Tim penyelamat berusaha mengeluarkan mayat, dan setidaknya 16 dilaporkan tewas," kata seorang pejabat tinggi di Pasukan Tanggap Bencana Nasional, Mohsen Shahidi, dalam laporannya seperti dimuat Reuters.


Tayangan televisi menunjukkan reruntuhan crane besar tersebut berserakan di tanah di antara pilar jembatan yang belum selesai dibangun.

Menanggapi insiden tragis ini, Kantor Perdana Menteri India menyampaikan dukacita yang mendalam atas kecelakan mengenaskan tersebut.

"Sedih atas kecelakaan tragis di Shahapur, Maharashtra. Belasungkawa terdalam saya kepada keluarga dari mereka yang kehilangan nyawa," kata kantor Perdana Menteri Narendra Modi dalam unggahan di media sosial X.

Sebagai langkah untuk membantu para keluarga yang berduka, pemerintah India mengumumkan bantuan keuangan sebesar 200.000 rupee (Rp 36 juta) bagi keluarga korban meninggal dan 50.000 rupee (Rp 9,1 juta) bagi para pekerja yang mengalami luka-luka dalam kecelakaan tersebut.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya