Berita

Brigjen Asep Guntur Rahayu/RMOL

Nusantara

Jangan Mundur, Integritas dan Profesionalitas Brigjen Asep Guntur Masih Dibutuhkan KPK

SENIN, 31 JULI 2023 | 12:29 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sebagai sosok Jenderal Polisi bintang satu yang memiliki integritas dan profesionalitas, Brigjen Asep Guntur Rahayu diminta tidak mengundurkan diri Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Harapan itu disampaikan langsung Koordinator Simpul Aktivis Angkatan 98 alias Siaga 98, Hasanuddin merespon pemberitaan bahwa Asep Guntur Rahayu yang menjabat sebagai Plt Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, dan Direktur Penyidikan KPK mengundurkan diri atas polemik kegiatan tangkap tangan yang menyeret Kepala Basarnas RI periode 2021-2023, Marsekal Madya Henri Alfiandi (HA) dkk.

"Siaga 98 berharap Brigjen Asep Guntur tidak mundur dari KPK. Sebab, masih banyak tugas besar penindakan dan penyidikan pemberantasan korupsi yang ditangani KPK yang memerlukan profesionalitas dan integritas Brigjen Asep Guntur," ujar Hasanuddin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (31/7).


Karena menurut Hasanuddin, pemberantasan korupsi adalah tugas besar yang diamanatkan negara, yang tentu saja memiliki kerumitan tersendiri dan keadaan tertentu yang sifatnya situasional.

"Siaga 98 percaya bahwa Brigjen Asep Guntur dapat mengatasi keadaan ini dan tetap bersama berjuang dengan insan KPK pada masa-masa sulit KPK saat ini," pungkas Hasanuddin.

Sebelumnya ramai pemberitaan soal kabar bahwa Brigjen Asep mengundurkan diri dari jabatannya di KPK buntut polemik perkara dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Basarnas tahun anggaran 2021-2023. Bahkan, kabar tersebut menyebutkan bahwa surat pengunduran diri bakal diserahkan Asep kepada pimpinan KPK pada hari ini.

Namun demikian, belum ada keterangan resmi dari Asep maupun dari KPK terkait kabar tersebut.



Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya