Berita

Acara Hajat Lembur Kampung Babakan Jawa di Rancaekek, Jawa Barat, Sabtu (29/7)/Ist

Politik

Nawasena: Gen Z Tak Kenal Budaya Leluhur, Tantangan Menuju Indonesia Emas 2045

SABTU, 29 JULI 2023 | 21:35 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Hilangnya budaya leluhur di era modern sungguh disayangkan. Terlebih bagi anak-anak muda atau Gen Z saat ini lebih condong mengadopsi budaya luar dibandingkan budaya Nusantara.

Koordinator Nawasena, Wulandari Sawitri Candra Wila mengatakan, kondisi tersebut menjadi sebuah tantangan besar bagi Pemerintah yang akan menatap Indonesia Emas tahun 2045.

Padahal, kata Wulandari, budaya leluhur perlu dilestarikan mulai dari tingkat desa dan terus bergerak hingga seluruh Indonesia. Karena desa mempunyai banyak aspek sehingga peninggalan nenek moyang masih tetap terjaga.


"Berawal dari desa budaya itu dilestarikan, saya masih ingat pernyataan Presiden Joko Widodo, DNA kita ada seni dan budaya. Sebanyak 714 suku dengan ciri khas masing-masing," ujar Wulandari dalam acara Hajat Lembur Kampung Babakan Jawa di Rancaekek, Jawa Barat, Sabtu (29/7).

Wulandari menyampaikan, pelaksanaan Hajat Lembur mulai tanggal 27-29 Juli 2024, cukup membuktikan jika Gen Z perlu diberikan edukasi terkait budaya leluhur.

"Ini terobosan (Hajat Lembur), dalam acara tersebut diselipkan juga budaya sungkem pada orang tua yang dilakukan oleh Gen Z. Luar biasa, antara ibu dan anak akhirnya ada komunikasi batin," katanya.

Sementara Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbud, Hilmar Farid menyebutkan, budaya Nusantara harus menjadi pondasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Di kami sering menyebut dengan olah rasa. Pelestarian Budaya leluhur dengan melibatkan semua kalangan hingga tingkat warga, RT, RW, dan desa akan bisa saling menguatkan dan generasi muda harus ikut nimbrung," pungkasnya.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya