Berita

Angkatan Laut China dan Rusia patroli bersama di Samudera Pasifik pada Jumat 28 Juli 2023/Net

Dunia

Kerahkan Sembilan Kapal Perang, China dan Rusia Patroli Bersama di Samudera Pasifik

JUMAT, 28 JULI 2023 | 19:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Angkatan Laut China dan Rusia telah memulai misi patroli bersama di Samudera Pasifik pada Jumat (28/7) waktu setempat, melibatkan lima kapal perang Moskow dan empat kapal perang dari Beijing.

Ini adalah ketiga kalinya angkatan laut kedua negara melakukan misi serupa, di tengah intensifnya kerja sama militer dalam beberapa tahun terakhir.

"Kapal berangkat dari Pelabuhan Vladivostok di Timur Jauh Rusia dan berangkat ke rute yang disepakati," kata Kementerian Pertahanan Rusia dalam sebuah pernyataan, seperti dimuat RT.


"Tujuan dari misi tersebut adalah untuk memperkuat kerja sama angkatan laut antara Rusia dan China, menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan Asia-Pasifik, memantau wilayah laut, dan melindungi fasilitas kegiatan ekonomi maritim kedua negara," demikian bunyi pernyataan tersebut.

Kementerian menjelaskan, selama patroli, pelaut Rusia dan China akan bekerja untuk menyempurnakan berbagai jenis tindakan bersama, termasuk pengaturan tindakan pertahanan, mengisi ulang air dan bahan bakar saat bergerak, dan melakukan aktivitas anti-kapal selam.

"Helikopter Rusia dan China akan melakukan misi yang akan melibatkan mereka mendarat di kapal milik negara lain," katanya.

Kapal-kapal itu juga dikatakan akan berinteraksi dengan penerbangan dari Armada Pasifik Rusia dan Tentara Pembebasan Rakyat China.

Sebelumnya pada Rabu, Kementerian Pertahanan China mengkonfirmasi latihan bersama tersebut dan mencatat bahwa itu tidak menargetkan pihak ketiga mana pun, dan tidak ada hubungannya dengan situasi internasional dan regional saat ini.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Harga Minyak Dunia Menetap di Level 84 Dolar AS

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:17

Kejaksaan Agung Casablanca Bebaskan A.M. demi Jaga Objektivitas Proses Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:16

Usulan Nasdem Naikkan Ambang Batas Diduga untuk Jegal PSI

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:14

Komisi XII DPR: Kelangkaan BBM di Sumut Bukan Persoalan Biasa

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:58

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Dolar AS Melemah ke Rp17.943

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:45

Pertarungan Bisnis Adidas-Nike dan Pundi Pundi FIFA di Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:44

Pulau Baai Butuh Solusi Permanen, Bukan Pengerukan Berulang

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:39

Emas Antam Anjlok Rp27.000, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:31

Bobby Adhityo Dicecar KPK soal Pengaturan Temuan Audit BPK

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:26

Terungkap, 307 Ribu QR Code BBM Subsidi Bermasalah Diblokir

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:17

Selengkapnya