Berita

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua Dewan Pakar Partai Golkar HR Agung Laksono/Net

Politik

Dewan Pakar Puji Ketegasan Jokowi Tidak Campuri Urusan Internal Golkar

KAMIS, 27 JULI 2023 | 13:04 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ketegasan sikap Presiden Joko Widodo yang tidak mau ikut campur dalam urusan internal Partai Golkar sudah tepat dan patut diapresiasi.

Ketua Dewan Pakar Partai Golkar HR Agung Laksono mengatakan, sikap tegas Presiden Jokowi merupakan bentuk penghormatan sekaligus memahami keputusan internal Partai Golkar terkait hasil Musyawarah Nasional (Munas).

"Saya respect dengan pernyataan Pak Presiden, itu artinya beliau sangat memahami dan menghormati apa yang telah diputuskan di Munas Partai Golkar," kata Agung Laksono dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (27/7).


Agung Laksono menjelaskan, hasil Munas Partai Golkar yang juga diperkuat oleh keputusan Rapimnas sebelumnya telah memutuskan bahwa penyelenggaraan Munas Partai Golkar digelar pada tahun 2024.

"Tidak ada Munaslub. Semua sudah final dan tegas, Munas digelar 2024," tegasnya.

Sebagai Dewan Pakar, Agung juga memuji figur kepemimpinan Airlangga Hartarto yang tetap tenang dan fokus dalam menghadapi persoalan yang terjadi di internal Partai Golkar.

"Beliau (Airlangga Hartarto) yang saya kenal adalah sosok pribadi yang kalem, tidak reaksioner serta fokus dalam menghadapi suatu permasalahan yang terjadi dalam organisasi partai," pungkasnya.

Presiden Jokowi menegaskan tidak mau ikut campur soal polemik wacana Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) di internal Partai Golkar.

Hal ini ditegaskan Kepala Negara di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, saat jumpa pers sesaat sebelum berangkat menuju Republik Rakyat China, Kamis (27/7).

"Itu urusan internal Golkar. Tidak ada hubungannya dengan kita," tegasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya